POPULARITAS.COM — Petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Aceh Besar menggerebek sejumlah warga yang makan siang di bulan Ramadan di tiga warung kawasan Pasar Induk Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar.
Dalam operasi tersebut, petugas yang turut bekerja sama dengan personel Polres Aceh Besar mendapati sebanyak 12 orang yang sedang makan siang dan merokok santai di tiga warung tersebut. Selain melakukan pendataan, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi.
Kasi Penyidik Satpol PP dan WH Aceh Besar, Darwadi mengatakan penggerebekan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat yang merasa resah atas praktik jual beli makanan pada siang hari di bulan puasa.
“Penggerebekan ini kami lakukan setelah adanya laporan dari masyarakat yang mengaku resah karena warung tersebut menjual makanan siap saji bahkan menyediakan tempat bagi pembeli untuk makan di siang hari saat Ramadan,” kata Darwadi, Senin(2/3/2026).
Darwadi menjelaskan, sebelum melakukan penindakan, pihaknya terlebih dahulu menurunkan petugas untuk melakukan pengintaian di lokasi yang dilaporkan.
“Setelah menerima laporan, kami mengirim petugas untuk melakukan pemantauan. Dari hasil pengintaian, ditemukan adanya aktivitas mencurigakan di tiga warung. Karena itu, kami langsung mengerahkan personel untuk melakukan penggerebekan,” jelasnya.
Menurut Darwadi, dalam operasi tersebut pihaknya tidak langsung melakukan penahanan, melainkan sebatas pendataan, pembinaan, serta mengamankan barang bukti yang ditemukan di lokasi.
“Kami hanya melakukan pendataan dan pembinaan kepada para pelanggar serta mengamankan sejumlah barang bukti. Kami mengingatkan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Jika kedepan masih ditemukan pelanggaran, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Darwadi menyatakan, pengawasan akan terus dilakukan, baik di lokasi yang telah digerebek maupun di titik-titik lain yang berpotensi terjadi pelanggaran serupa.
“Kami akan tetap melakukan pemantauan, baik di lokasi yang telah kami gerebek maupun di lokasi lainnya,” katanya.
Darwadi mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga pelaksanaan syariat Islam di Aceh Besar.
“Kami mengharapkan agar masyarakat juga terus bekerja sama dan segera menginformasikan kepada kami apabila mengetahui adanya praktik pelanggaran syariat Islam di wilayah Aceh Besar,” pungkasnya.









Leave a comment