Home News Semua Santri Klaster Temboro Asal Tamiang di Test Swab
News

Semua Santri Klaster Temboro Asal Tamiang di Test Swab

Share
Korea Selatan Bantu Indonesia Alat PCR, Bisa Periksa 32.200 Pasien Corona
Ilustrasi. (foto: pasardana)
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) —Pemkab Aceh Tamiang sama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh, Bidang surveilan Kesehatan, telah memeriksa cairan tenggorokan dan hidung semua santri dari Pondok Pesantren (Pompes) Al-Fatah Temboro, Magetan, Jawa Timur beserta keluarganya, dan diperoleh hasilnya, Kamis kemarin.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani,Jumat, 8 Mei 2020.

Pemeriksaan dengan sistem Real Times Polimerase Chain Reaction (RT-PCR) terhadap 17 santri dan 13 keluarga (kontak dekat) dengan penderita covid-19, menunjukkan hasil negatif.

“Ini hasil pemeriksaan swab cairan tenggorokan dan hidung dengan sistem RT-PCR, bukan lagi hasil rapid test,” kata Jubir Covid-19 Aceh yang akrap dipanggil SAG itu.

SAG menjelaskan, jumlah santri dari kalaster Temboro yang pulang ke Aceh Tamiang seluruhnya 25 orang, secara bergelombang sejak pertengahan Maret 2020. Pemeriksaan massal tersebut dilakukan berkaitan dengan 4 orang teman mereka yang terkonfirmasi sebelumnya positif Covid-19, yakni AJ, MAH, IJ, dan MF.

“MAH, IJ, dan AJ telah sembuh. AJ dijemput keluarganya dengan Tim Covid-19 Pemkab Tamiang di RSUZA Banda Aceh tadi pagi. Hanya MF yang masih dirawat dan diisolasi di Pinere, dan Insya Allah ia juga segera sembuh,” ujar SAG.

Selanjutnya SAG mengingatkan, meski para santri dari klaster Temboro itu sudah sembuh dan para santri lainnya tidak ada indikasi terinfeksi virus Corona, namun tidak euforia dan mengabaikan protokol pencegahan kesehatan selanjutnya.

Ada indikasi penularan virus corona bisa berulang pada orang sudah pernah diserang sebelumnya, dan juga bagi orang yang belum pernah terinfeksi sama sekali, kata Magister Epidemiologi yang juga praktisi komunikasi publik itu.

“Kita harus tetap waspada meski tidak perlu panik. Prosedur pencegahan harus diterapkan secara ketat dan disiplin,” kata SAG mengingatkan. (dani/rel)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie
News

BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas  laporan...

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan
News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...