POPULARITAS.COM – Terdiagnosa menderita tumor otak, pastinya mengejutkan. Hal ini dikarenakan tidak ada tanda-tanda khusus terlihat secara fisik pada tubuh seseorang.
Namun, beberapa hal bisa dicurigai sebagai cikal bakal tumor otak. Dokter spesialis penyakit syaraf, RS Pendidikan Universitas Syiah Kuala, dr M Ansari Adista, Sp.N menyebutkan bahwa sakit kepala berulang secara periodik dan sudah dirasakan dalam 2 atau 3 tahun terakhir, bisa dicurigai sebagai cikal bakal tumor otak.
“ Jika ada pasien yang mengeluhkan sakit kepala yang sangat menyengat, dan diketahui sudah dirasa 1 hingga 3 tahun terakhir, dan sudah menganggu aktifitas atau kebiasaan sehari-hari, maka bisa jadi ada indikasi, dan itu harus segera dilakukan pemeriksaan, agar bisa diketahui secepatnya,” ujar Dokter Ansari, dalam sebuah sosialisasi edukasi Kesehatan di studio radio swasta di Banda Aceh, Kamis (16/10/2025).
Tumor otak, menurut dr Ansari bisa menyerang siapa saja. “Jadi kalau selama ini dipahami bahwa tumor otak hanya bisa terjadi pada lansia, itu adalah mitos, itu pemahaman yang salah, tapi tumor otak bisa menyerang siapa saja, orang dengan usia produktif, laki-laki atau perempuan bahkan anak-anak sekalipun,” katanya.
Tumor otak (tumor intrakranial) adalah pertumbuhan jaringan abnormal di dalam otak di mana sel-sel tumbuh dan berkembang biak tanpa kendali. Ia dapat terjadi pada usia berapapun mulai dari anak-anak hingga orang tua.
Beberapa tumor otak bersifat jinak dan beberapa yang lain ganas. Tumor jinak tumbuh relatif lambat. Gejala yang muncul adalah akibat dari penekanan jaringan otak sekitarnya. Sementara, tumor ganas atau sering disebut kanker tumbuh lebih cepat dan lebih merusak jaringan otak
Di RS Pendidikan USK, sebut dr Ansari, hampir setiap bulan ditemukan pasien dengan keluhan sakit kepala. “Memang tidak semua sakit kepala adalah cikal bakal tumor otak, tapi tidak ada salahnya diperiksa, karena tumor otak bukan muncul dengan penyebab tunggal, melainkan disebabkan oleh multi faktor,” ujar Ansari.
Pasien dengan kondisi tumor otak, sebut Ansar, akan memiliki kekhasan tersendiri, sehingga metode pengobatannya pun berbeda. Ada yang bisa sembuh hanya dengan operasi saja, tapi ada pula pasien yang harus menjalani proses kemoterapi pasca operasi. “Dan jangan khawatir, untuk pengobatannya sudah bisa dilakukan di Banda Aceh, karena RS di Banda Aceh sudah memiliki fasilitas yang cukup,” katanya.
Hingga saat ini belum ada metode yang pasti untuk mencegah tumor otak. Namun, mengetahui gejalanya dan melakukan terapi lebih awal dapat membantu memperbaiki kualitas hidup dan kesintasan pasien tumor otak.












Leave a comment