Home Hukum Sidang Korupsi Telur, Kadisnak Aceh Banyak Tak Jawab Pertanyaan Hakim
HukumNews

Sidang Korupsi Telur, Kadisnak Aceh Banyak Tak Jawab Pertanyaan Hakim

Share
Suasana sidang yang menghadirkan Kadisnak Aceh. (popularitas/Fadhil)
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Pengadilan Tipikor Banda Aceh kembali melanjutkan sidang terkait kasus dugaan korupsi hasil produksi peternakan telur di Dinas Peternakan Aceh. Sidang ini berlangsung di Pengadilan Tipikor Banda Aceh, Rabu, 24 Juni 2020 sore.

Dalam sidang itu, JPU dari Kejari Aceh Besar menghadirkan sejumlah saksi, seperti staf dan pegawai baik di Dinas Peternakan Aceh maupun UPTD BTNR. JPU juga menghadirkan saksi Kepala Dinas Peternakan Aceh Rahmandi.

Dalam persidangan tersebut, Kadis Peternakan Aceh Rahmandi tampak tak bisa menjawab sejumlah pertanyaan majelis hakim. Dari sekian pertanyaan yang dilontarkan, Rahmandi mengaku tak tahu.

Apalagi, Rahmandi baru menjabat sebagai Kepala Dinas Peternakan Aceh pada pertengahan 2018 silam. Sedangkan dugaan korupsi sudah berlangsung sejak 2016 lalu.

Karena itu, majelis hakim meminta JPU untuk menghadirkan saksi-saksi lainnya, termasuk kepala dinas maupun kepala UPTD BTNR yang menjabat di posisi tersebut dalam kurun 2016 sampai 2018.

Sementara, JPU dari Kejari Aceh Besar, Ronald Reagan Siagian menjelaskan bahwa pihaknya siap menghadirkan saksi-saksi itu. Namun, pihaknya terlebih dahulu akan mencari identitas pejabat yang dimaksud.

“Akan kita cari dulu identitasnya, mungkin yang bersangkutan tidak di dinas lagi, makanya nanti kita cari dulu,” ujar Ronald.

Seperti diketahui, kasus dugaan korupsi telur ayam menjerat dua pejabat di UPTD BTNR di bawah operasi Dinas Peternakan Aceh. Keduanya adalah RH sebagai kepala UPTD dan MN sebagai pembantu bendahara penerimaan UPTD.

Akibat korupsi tersebut, JPU dari Kejari Aceh Besar menyebut bahwa kerugian negara mencapai Rp2,6 miliar. Terdakwa dinyatakan tidak menyetor uang hasil penjualan telur ayam di UPTD tersebut terhitung mulai tahun 2016, 2017 dan 2018.

Reporter: Muhammad Fadhil

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

POPULARITAS.COM – Polemik pengelolaan gas di Wilayah Kerja South Andaman oleh Mubadala...

News

Terjebak di Area Bekas Karhutla, 2 Orang Utan di Sampit Dievakuasi

POPULARITAS.COM – Dua orang utan berhasil diselamatkan tim gabungan Balai Konservasi Sumber...

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi
News

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri rapat koordinasi bersama Gubernur Aceh...

News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...