Home News Studi Banding Ratusan Kades Aceh Tenggara Habiskan Anggaran Rp 9,7 Miliar
News

Studi Banding Ratusan Kades Aceh Tenggara Habiskan Anggaran Rp 9,7 Miliar

Share
Ilustrasi
Share

POPULARITAS.COM – Kegiatan studi banding belajar pengembangan wisata sebanyak 650 orang aparat desa di Kabupaten Aceh Tenggara yang berkunjung ke Lombok Nusa Tenggara Barat pada Selasa (23/3) menghabiskan anggaran dana desa mencapai Rp9,75 miliar.

“Kami berharap hasil yang dicapai dalam kunjungan belajar wisata ini, nantinya dapat mengembangkan seluruh potensi wisata yang ada di Kabupaten Aceh Tenggara,” kata Ketua Asosiasi Pemerintah Desa (Apdesi) Kabupaten Aceh Tenggara Nawi Sekedang seperti dilansir laman Antara, Selasa (23/3/2021).

Menurut dia, masing-masing aparat desa yang ikut dalam kegiatan program pengembangan wisata tersebut mencapai Rp15 juta per orang atau Rp30 juta per desa, dengan jumlah peserta yang ikut sebanyak dua orang per desa terdiri dari satu orang kepala desa dan satu orang unsur Badan Pengawasan Kampung (BPK).

Nawi Sekedang menambahkan, selama ini seluruh desa di Kabupaten Aceh Tenggara terdapat banyak potensi wisata alam yang belum digarap secara maksimal, guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah itu.

Di antaranya seperti wisata alam Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), potensi wisata di sepanjang Sungai Alas, lahan pertanian, sawah, perkebunan serta potensi sumber daya alam lainnya.

Dengan adanya kunjungan belajar wisata tersebut, kata dia, pihaknya berharap seluruh aparat desa di Aceh Tenggara nantinya sekembali dari Lombok NTB, agar dapat mengaplikasikannya di desa masing-masing.

Sehingga diharapkan pengembangan wisata di desa, nantinya dapat diterapkan guna meningkatkan potensi wisata di setiap desa, sebagai upaya untuk menambah pendapatan asli desa (PAD), serta sumber baru pengembangan ekonomi masyarakat, katanya.

Ia juga menjelaskan, total biaya yang dikeluarkan oleh masing-masing peserta studi banding pengembangan wisata desa dari Aceh Tenggara tersebut masing-masing sebesar Rp15 juta per orang atau Rp30 juta per desa.

Biaya dari kegiatan tersebut, kata Nawi Sekedang, dilaksanakan sesuai dengan hasil musyawarah desa dan atas dasar kemauan dari seluruh aparat desa di Kabupaten Aceh Tenggara.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HeadlineNewsSepakbola

Torres Antar Spanyol Juara Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Kesabaran, disiplin, dan kecerdasan taktik akhirnya membawa Spanyol kembali ke...

InternasionalNews

AS Cabut Larangan TikTok di Perangkat Pemerintah setelah Restrukturisasi

POPULARITAS.COM – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan, aturan yang mewajibkan penghapusan...

EkonomiNews

Bertemu Menlu Wang Yi, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis hingga Investasi Hijau

POPULARITAS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan...

InsfrastrukturNews

Pemerintah Aceh Percepat Kegiatan Tambahan TKD Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh terus mempercepat pelaksanaan kegiatan Tambahan Transfer ke Daerah...