POPULARITAS.COM – Baitul Mal Aceh menyalurkan dana zakat dan infak sebesar Rp107,296 miliar kepada 40.132 mustahik dan penerima manfaat di seluruh Aceh selama tahun 2025.
Penyaluran tersebut dilakukan melalui berbagai program di sektor kesehatan, pendidikan, sosial, hingga syiar Islam, baik yang bersifat konsumtif maupun produktif. Sementara dana infak difokuskan untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat serta kemaslahatan umat.
Ketua Badan Baitul Mal Aceh, Tgk Muhammad Yunus M Yusuf atau Abon Yunus menyebutkan, total dana yang disalurkan terdiri dari zakat sebesar Rp57,027 miliar untuk 15.702 mustahik dan infak Rp50,268 miliar untuk 24.432 penerima manfaat.
“Alhamdulillah, hingga akhir Desember 2025 dana zakat dan infak yang telah Baitul Mal Aceh salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di seluruh Aceh mencapai Rp107,296 miliar untuk 40.132 mustahik. Jumlah penyaluran tersebut meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak Rp89,46 miliar untuk 29.859 mustahik,” kata Abon Yunus, Jumat (23/11/2026).
Abon Yunus berharap bantuan yang bersumber dari zakat dan infak tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Aceh.
Menurut Abon Yunus, bantuan tidak hanya meringankan beban hidup, tetapi juga mendorong kemandirian dan keberdayaan ekonomi penerima.
“Kami berharap dana zakat dan infak tersebut benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Sehingga masyarakat pun bisa terbebas dari belenggu kemiskinan,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, Didi Setiadi menambahkan, dana zakat disalurkan kepada tujuh senif. Di antaranya senif fakir sebesar Rp4,097 miliar, senif miskin Rp40,566 miliar, senif amil Rp1,721 miliar, dan senif muallaf Rp2,499 miliar.
Selain itu, Didi menyebutkan penyaluran zakat juga diberikan kepada senif gharimin Rp1,121 miliar, fisabilillah Rp2,76 miliar, serta ibnu sabil Rp3,828 miliar.
Adapun dana infak, kata Didi, disalurkan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat sebesar Rp31,619 miliar, kemaslahatan umat Rp18,389 miliar, serta biaya operasional kegiatan ZIWah sebesar Rp259 juta.
Menurut Didi, Baitul Mal Aceh berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola dan meningkatkan kualitas program agar zakat dan infak dapat menjadi pilar strategis dalam mewujudkan Aceh yang lebih sejahtera.
“Tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada yang telah menyetorkan dan memercayakan zakat dan infaknya melalui Baitul Mal Aceh. Semoga dilimpahkan rezekinya dan diberkahi hartanya,” pungkas Didi.











Leave a comment