Home Internasional Tentara Zionis Melakukan Penjarahan Besar-besaran di Wilayah Lebanon Selatan
Internasional

Tentara Zionis Melakukan Penjarahan Besar-besaran di Wilayah Lebanon Selatan

Share
Tentara Zionis Melakukan Penjarahan Besar-besaran di Wilayah Lebanon Selatan
Foto: Ist
Share

POPULARITAS.COM – Militer Israel (IDF) resmi membuka penyelidikan atas dugaan penjarahan tentara Israel di Lebanon selatan. Langkah ini diumumkan pada 26 April, menyusul terbitnya laporan investigatif harian Haaretz yang memuat kesaksian sejumlah prajurit terkait praktik pengambilan barang milik warga sipil secara masif di wilayah pendudukan.

Dalam laporan tersebut, sejumlah tentara yang identitasnya dirahasiakan menggambarkan aksi penjarahan berlangsung “dalam skala yang gila”. Barang yang diambil dari rumah dan toko yang ditinggalkan warga mencakup televisi, emas batangan, lukisan, hingga peralatan rumah tangga. Bahkan, sejumlah prajurit disebut mengangkut barang jarahan secara terang-terangan menggunakan kendaraan militer saat menarik diri dari Lebanon.

Salah satu saksi menuturkan bahwa praktik tersebut berlangsung di bawah sepengetahuan atasan tanpa ada upaya penindakan. Dikutip dari Haaretz, seorang prajurit mengatakan, “Di unit saya, mereka bahkan tidak berkomentar. Komandan batalion dan brigade tahu segalanya.” Laporan itu menyebut penjarahan terjadi baik di kalangan pasukan reguler maupun cadangan, mengindikasikan melemahnya disiplin di tubuh IDF.

Baca juga: Usai jalani perawatan akibat tembakan rudal Israel di Lebanon, Praka Rico dinyatakan meninggal dunia

IDF Janji Tindak Tegas

Menanggapi sorotan publik, IDF menyatakan akan meninjau seluruh tuduhan yang muncul. Dikutip dari CNN, militer Israel menegaskan bahwa penjarahan dan perusakan properti sipil merupakan tindakan yang dilarang keras. Jika terbukti, pelaku akan dikenai sanksi disiplin hingga pidana, dan polisi militer kini disebut tengah memeriksa personel yang baru kembali dari zona tempur di perbatasan utara.

Kasus ini menambah deretan dugaan pelanggaran disiplin militer Israel di Lebanon. Sebelumnya, seorang tentara bahkan sempat terekam kamera merusak patung religius di wilayah tersebut. Sejumlah sumber militer menilai konflik berkepanjangan, termasuk perang di Gaza, ikut memicu merosotnya disiplin pasukan.

Minimnya pengawasan serta keengganan komandan menindak pasukan cadangan disebut memperburuk situasi. Di sisi lain, wilayah-wilayah yang ditinggalkan warga sipil setelah mundurnya Hizbullah membuka celah lebar bagi terjadinya pelanggaran. Saat ini, Israel mengeklaim menguasai 55 desa di Lebanon selatan dan melarang warga kembali ke kawasan tersebut.

Dampak konflik bagi warga sipil Lebanon terus membesar. Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat lebih dari 2.500 orang tewas dan 7.700 lainnya terluka sejak eskalasi konflik dengan Israel dan Hizbullah memanas pada awal Maret. Sebanyak lebih dari 120.000 warga telah mengungsi dan kini tinggal di pusat-pusat evakuasi.

Kedua pihak sebenarnya telah menyepakati gencatan senjata pada awal April 2026. Namun, kesepakatan itu hanya bersifat sementara dan baru saja diperpanjang untuk tiga minggu ke depan, di tengah ketegangan yang belum sepenuhnya mereda. (hsn)

Sumber: beritasatu.com

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Militer Iran klaim berkuasa penuh atas Selat Hormuz
Internasional

Kapal super tangker pengangkut minyak meledak di Selat Hormuz, IRGC Iran : jalur ilegal

POPULARITAS.COM – Angkatan Laut (AL) Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan...

InternasionalNews

Baru 5 Hari Kerja, Sekretaris Pers Donald Trump Dipecat

POPULARITAS.COM –  Sekretaris pers Gedung Putih Katie Zacharia dipecat, padahal baru lima...

InternasionalNews

Gegara Gunting Hilang, 20 Lebih Penerbangan di Naha Jepang Terganggu

POPULARITAS.COM – Masalah sebuah gunting mendadak hilang mampu mengganggu jadwal penerbangan sekaligus...

Internasional

China perluas Taman hiburan Kota Salju jadi 1,25 juta meter

POPULARITAS.COM – Harbin Ice-Snow World di Harbin, ibu kota Provinsi Heilongjiang, Tiongkok...