POPULARITAS.COM – Tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian tehadap seorang remaja yang dilaporkan hilang terseret arus saat mandi di Pantai Lhok Keutapang, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar.
Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain mengatakan korban bernama Juanda, berusia 19 warga Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh.
“Korban dilaporkan hilang terseret arus pada Minggu (23/8/2026) Saat ini, pencarian korban memasuki hari ketiga,” kata Ibnu Harris Al Hussain, Rabu (26/8/2026).
Berdasarkan laporan yang diterima, korban bersama tujuh temannya berkemah di Pantai Lhok Keutapang, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar.
Kemudian, mereka hendak pulang pada Minggu (23/8/2026) siang. Korban mandi laut guna membersihkan diri sebelum meninggalkan lokasi perkemahan. Tiba-tiba, korban terseret arus.
“Teman-teman korban sempat berupaya menolong dengan cara menariknya menggunakan tali. Namun, korban tidak dapat tertolong hingga hilang terseret arus,” kata Ibnu Harris Al Hussain.
Kantor Basarnas Banda Aceh menerima laporan korban hilang. Berdasarkan laporan tersebut, Basarnas Banda Aceh memberangkatkan tim pencarian dan penyelamatan.
Basarnas mengerahkan personel mencari korban. Pencarian menggunakan perahu RIB, dengan jarak tempuh 32 menit dari Kantor Basarnas Banda Aceh.
“Pencarian berlangsung hingga jelang malam. Namun, dilanjutkan keesokan harinya karena korban belum ditemukan,” katanya Ibnu Harris Al Hussain.
Pencarian hari berikutnya, dibagi dua tim dengan memperluas area pencarian. Tim pertama dengan menyisir perairan sejauh satu nautika mil arah barat menggunakan RIB.
Tim kedua menyisir pantai serta menggunakan drone sejauh satu kilometer dari titik terakhir korban terlihat.
“Angin kencang dan gelombang tinggi, sedikit menghambat pencarian. Selain personel Basarnas, pencarian korban juga melibatkan anggota Polri dan TNI, komunitas radio RAPI, serta masyarakat setempat,” kata Ibnu Harris Al Hussain.








Leave a comment