Home Kesehatan Tips Dokter untuk Memulihkan Kondisi Kulit Akibat Paparan Gas Air Mata
KesehatanNews

Tips Dokter untuk Memulihkan Kondisi Kulit Akibat Paparan Gas Air Mata

Share
Share

POPULARITAS.COM – Dokter dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) membagikan beberapa tip untuk memulihkan kondisi kulit setelah terpapar gas air mata yang banyak digunakan masyarakat saat aksi demonstrasi beberapa waktu belakangan ini.

Sebagai langkah pertama, Dokter Arini Astari menyarankan kulit yang terpapar langsung dibasahi dengan air mengalir dalam jumlah banyak. Air yang dipakai adalah air suhu ruang atau air biasa.

Dokter Arini Astari mengatakan,  kondisi kulit yang terpapar gas air mata harus cepat dipulihkan karena gas air mata bisa memicu iritasi dan peradangan. Pemulihan kulit bisa berlangsung cepat, namun bisa juga lebih lama jika di kulit terdapat luka.

“Selain itu pastikan kelembaban kulit tetap terjaga. Setelah membersihkan kulit, segera pakai pelembap dengan tekstur lembut dan mengandung ceramide, petrolatum, atau lidah buaya (aloe vera) untuk memperbaiki lapisan kulit,” saran dr Arini, dikutip dari Antara, Sabtu (30/8/2025).

Langkah berikutnya, segera melepaskan pakaian yang terkontaminasi gas air mata untuk mencegah paparan ulang.  Bagi masyarakat yang mengalami iritasi, dokter Arini mengingatkan agar tidak menggosok area kulit yang terkena karena dapat memperparah kondisi.

“Jika ada luka atau iritasi berat, bisa diberi krim untuk meredakan inflamasi. Penggunaan kortikosteroid topikal ringan seperti hydrocortisone bisa sesuai anjuran dokter,” katanya.

Menurut Arini, waktu pemulihan kulit bergantung pada tingkat keparahan. Jika iritasi ringan, biasanya membaik dalam satu hingga tiga hari setelah tidak ada paparan. Namun, bila terjadi dermatitis berat atau luka, penyembuhan dapat berlangsung satu hingga dua pekan.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari pemakaian zat yang berpotensi menimbulkan iritasi tambahan, seperti pasta gigi.

“Penggunaan pasta gigi di bawah mata tidak direkomendasikan karena mengandung menthol, fluoride, dan detergen. Justru bisa memperparah iritasi, menyebabkan dermatitis, bahkan luka bakar kimia. Jadi, penggunaan pasta gigi itu tidak aman dan sebaiknya dihindari ya,” pungkas dr Arini.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...

News

Bupati Pidie Alokasikan Anggaran Rp125,6 M Untuk Gaji Tenaga PPPK-PW

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie, telah mengalokasikan anggaran dana sebesar ratusan miliar rupiah...

EdukasiNews

Peringati Hardikda Aceh, Rektor USK Tegaskan Pendidikan Bukan Hanya Mengejar Angka dan Prestasi

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Mirza Tabrani, mengingatkan agar pendidikan...

News

Serapan TKD Bencana Sangat Rendah, Bupati Pidie Jaya Murka

POPULARITAS.COM – Serapan anggaran recovery pasca bencana Hidrometeorologi Pidie Jaya bersumber dana...