POPULARITAS.COM – Tokoh muda Pidie, Zulkfli BI atau lebih dikenal Doli, menilai, rencana pembangunan gedung baru berdalih Mal Pelayanan Publik (MPP) di daerah setempat dengan total anggaran Rp 12,8 miliar belum begitu urgent.
Pasalnya, sambung Doli, bangunan MPP di dekat Masjid Agung Al-Falah Sigli masih dalam kondisi sangat bagus. Bahkan gedung tersebut memiliki desain modern dan masih sangat layak untuk digunakan.
Kemudian, jika berbicara pelayanan di Kota Sigli yang merupakan pusat Kabupaten Pidie, wilayah tersebut telah memiliki berbagai kantor palayanan dengan jarak yang sangat mudah dijangkau.
“Proyek gedung MPP di Pidie yang menghabiskan anggaran sampai dengan Rp 12 miliar dan saat ini sudah dianggarkan Rp 7,2 miliar itu belum begitu penting. Kita meminta agar Bupati untuk segera menghentikan proyek pembangunan tersebut,” kata Doli dalam keterangannya kepada popularitas.com, Senin (28/7/2025).
Apalagi, sumber dana yang digunakan untuk proyek berdalih MPP itu merupakan dana yang berasal dari kompensasi perang.
Dia berharap, agar Bupati Pidie dapat mengambil kebijakan untuk dapat merelokasikan anggaran DOKA itu ke arah pembangunan daerah yang lebih menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Saya berharap kepada Pemerintah Pidie, untuk segera menghentikan proyek pembangunan gedung mal pelayanan publik, Rp 7,2 miliar itu. Dan anggaran tersebut bisa dialihkan kepada yang lebih urgent, misalnya jalan rusak, rumah layak huni dan pengangkatan PPPK maupun kegiatan berbasis pemberdayaan ekonomi masyarakat,” harap Doli.
Nah lanjutnya kemudian, yang perlu di garis bawahi, dia mendukung penuh kebijakan pembangunan daerah. Hanya saja, untuk proyek MPP tersebut lebih bijaknya agar menggunakan sumber anggaran lain saja bukan dari dana kompensasi perang.
“Ada banyak hal yang lebih penting untuk kepentingan hajat orang banyak dibandingkan proyek pembangunan gedung MPP di Pidie saat ini.











Jalan di Batee geunteng neyu peget siat,bek gadoh ngen proyek hn urgen