POPULARITAS.COM – Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Heni Hamidah mengatakan, terdapat dua warga negara Indonesia (WNI) jadi korban luka dalam peristiwa topan Champi di Taiwan yang terjadi, Jumat (23/10/2026).
“Kedua WNI dimaksud hanya terluka ringan di siku karena terhempas angin,” kata Heni dalam pesan singkat, Jumat (23/10/2026) malam.
Ia mengatakan satu WNI terluka karena terjatuh dari kendaraan bermotor roda dua, dan satu lagi terjatuh dari sepeda.
Heni memastikan kedua WNI tersebut telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit setempat.
Saat ini, kata Heni Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei terus berkoordinasi intensif dengan pihak-pihak terkait serta keluarga WNI untuk menyampaikan perkembangan kondisi kedua WNI tersebut.
Selain dua WNI, Heni menjelaskan dari laporan resmi otoritas setempat terdapat seorang WN Taiwan yang kehilangan nyawa akibat peristiwa topan tersebut.
“Serta sejumlah 163 korban luka-luka yang terdiri dari 154 WN Taiwan, 5 WN Vietnam, 2 WN Malaysia, dan 2 WN Indonesia,” ucapnya.
Heni mengatakan, KDEI Taipei telah menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI di wilayah Taiwan untuk senantiasa waspada. Mengikuti perkembangan informasi resmi terkait taifun dari otoritas setempat, serta tidak bepergian kecuali untuk keperluan mendesak.
“Dalam kondisi darurat, WNI yang terdampak bencana taifun dan/atau memerlukan bantuan dapat menghubungi Hotline KDEI Taipei melalui nomor +886-901-132-000 atau +886-987-587-000,” pungkasnya.








Leave a comment