Home News Yayasan Hakka: Warga Tionghoa di Aceh nyaman dengan syariat Islam
News

Yayasan Hakka: Warga Tionghoa di Aceh nyaman dengan syariat Islam

Share
Ketua Yayasan Hakka Aceh Kho Khie Siong alias Aky (kanan) saat mengisi podcast bersama Antara, di Banda Aceh, Kamis (3/2/2022) (ANTARA/Jerry)
Share

POPULARITAS.COM – Ketua Yayasan Hakka Aceh Kho Khie Siong alias Aky menyatakan mayoritas warga Tionghoa di daerah ini merasa senang dan nyaman dengan penerapan syariat Islam yang berlaku di Tanah Rencong.

“Masyarakat (Tionghoa) di Aceh lebih senang dengan hukum cambuk, karena dianggap lebih simpel, tidak perlu menjalani hukuman penjara, apalagi yang berbisnis,” kata Aky, dikutip dari Antara, Kamis (3/2/2022).

Aky menyampaikan, kehidupan masyarakat Aceh dengan warga Tionghoa selalu terbuka, dan pihaknya dari Yayasan Hakka juga terus memberi ruang komunikasi, sehingga tidak ada batasan satu sama lain.

“Kami juga bisa bermanfaat kepada saudara kita di Aceh, bisa berteman, berinteraksi dengan semua, tidak ada batasan satu sama lain,” ujarnya.

Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari di tengah penerapan syariat Islam, kata Aky, mereka tidak mendapatkan kendala khusus, malah sebaliknya merasakan toleransi yang cukup tinggi dari masyarakat Aceh.

“Kita angkat jempol kepada masyarakat Aceh dalam kerukunan hidup umat beragama ini. Seumur hidup saya di Aceh belum pernah ada konflik beragama yang terjadi. Tapi kalaupun ada itu terkadang diprovokasi,” katanya.

Aky menuturkan, Yayasan Hakka Aceh atau secara umum warga Tionghoa terus melakukan gerakan untuk mengurangi atau mencegah upaya provokasi terhadap hal-hal yang bersifat negatif.

Selain itu, lanjut Aky, dalam melaksanakan ibadah mereka juga merasakan kenyamanan, dan tidak ada gangguan, malah mendapatkan dukungan yang baik, termasuk perayaan budaya di tempat ibadah.

“Bahkan perayaan kita juga banyak dikunjungi muslim, mereka ingin tahu juga bagaimana Tionghoa ini melakukan syukuran seperti perayaan Imlek ini,” ujarnya.

Tak hanya itu, Aky juga menyampaikan, selama pandemi COVID-19 pihaknya juga telah banyak melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan seperti membagikan bantuan alat pelindung diri (APD), bantuan beras, hingga paket sembako saat Ramadhan, warung makanan murah hingga membagikan sembako.

Aky menambahkan, perayaan imlek tahun harimau air ini tidak dilaksanakan megah seperti sebelumnya ada penampilan barongsai, karena masih dalam kondisi pandemi COVID-19.

“Kalau kita buat barongsai akan membuat kerumunan. Tapi dengan berkurangnya itu lebih punya waktu untuk bersilaturahmi dengan keluarga,” demikian Aky.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...