Home Internasional 91 drone kamikaze Ukraina serang rumah Presiden Putin
Internasional

91 drone kamikaze Ukraina serang rumah Presiden Putin

Share
91 drone kamikaze Ukraina serang rumah Presiden Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (20/10/2022) menginspeksi pelatihan personel rekrutan baru(ANTARA/XINHUA/pri)
Share

POPULARITAS.COM – Sebanyak 91 drone kamikaze Ukraina, serang kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin. Peristiwa itu terjadi 28-29 Desember 2025. Akibat kejadian itu, dilaporkan tak ada korban jiwa. Aparat keamanan setempat berhasil gagalkan aksi tersebut.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov menuding Kiev, lakukan kejahatan terorisme negara. Ia juga menyebutkan bahwa, aksi drone yang dilancar itu, berhasil digagalkan pihaknya.

“Akan ada balasan atas aksi ini. Tentu hal ini jadi sikap Rusia meninjau ulang perundingan damai yang sedang dibicarakan,” katanya, Rabu (30/12/2025).

Serangan ini memicu kecaman dari sejumlah negara. Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan solidaritas kepada Rusia dan Presiden Putin. Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri UEA menegaskan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan.

“Uni Emirat Arab mengutuk keras upaya penargetan kediaman Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin dan mengecam serangan tercela ini serta ancamannya terhadap keamanan dan stabilitas,” ujar Kementerian Luar Negeri UEA, dikutip dari RT, Selasa 30 Desember 2025.

Kecaman serupa datang dari Nikaragua. Presiden Daniel Ortega dan Wakil Presiden Rosario Murillo mengirim surat kepada Putin, menyatakan solidaritas penuh atas apa yang mereka sebut sebagai serangan teroris oleh Ukraina. Mereka menilai tindakan tersebut sebagai upaya merusak peluang dialog dan perdamaian.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump dilaporkan menyampaikan keterkejutan dan kemarahan atas insiden ini dalam percakapan telepon dengan Putin. Trump juga menyatakan kelegaannya karena AS tidak memberikan rudal jelajah Tomahawk kepada Ukraina. Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky membantah keterlibatan Kiev dan menuding Rusia merekayasa insiden tersebut.

Para anggota parlemen Rusia secara bulat mengecam serangan itu dan menyebutnya sebagai upaya sengaja untuk menggagalkan negosiasi damai antara Rusia dan AS. Sejumlah pejabat bahkan menyerukan pembalasan tegas, termasuk kemungkinan menyerang gedung-gedung pemerintah Ukraina.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Usai Jual Ganja, Nenek 101 Tahun Ini Dibebaskan karena Terlalu Tua

POPULARITAS.COM – Seorang perempuan berusia 101 tahun ditangkap di Nigeria karena diduga...

InternasionalNews

Indonesia-Australia Perkuat Kerja Sama Pangan dan Energi Lewat Pertemuan 2+2

POPULARITAS.COM – Indonesia dan Australia memperkuat kerja sama bilateral, khususnya di sektor...

InternasionalNews

China dan Nepal Perkuat Kerja Sama Tanggap Bencana Banjir

POPULARITAS.COM – Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Menteri Luar Negeri...

InternasionalNews

Raja Harald V dari Norwegia Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun

POPULARITAS.COM – Raja Harald V dari Norwegia meninggal dunia pada usia 89...