Home News Akibat mercon puluhan ruko terbakar di Pidie
News

Akibat mercon puluhan ruko terbakar di Pidie

Share
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) : Kebakaran yang melanda dikawasan Desa Kramat Dalam, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, akhirnya berhasil dipadamkan, Jumat (1/6) malam.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Teuku Ahmad Dadek saat dikonfirmasi wartawan. “Alhamdulillah api sudah berhasil dijinakkan, sekarang anggota damkar lagi melakukan pendinginan,”kata Ahmad Dadek via whatsapp pukul 23.14 WIB.

Dijelaskan Dadek, saat kebakaran terjadi Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Pidie bersama aparat keamanan melakukan pemblokiran jalan masuk ke lokasi.

“Sehingga masyarakat iseng ke tempat kejadian dapat diminimalkan, kedua suplai air oleh PDAM sangat intens sehingga mobil pemadam tidak perlu mondar mandir ambil air dan hal ini sangat efisien sehingga rumah penduduk lainnya dapat diselamatkan,”ungkapnya.

Atas kekabaran itu kata Dadek, mengakibatkan sebanyak 13 rumah penduduk berbahan papan, lima ruko semi permanen dan dua ruko permanen ludes dilalap sijago merah.

“Info sementara dari pihak polisi yang sedang melakukan investigasi sumber api berasal dari mercon yang baru masuk tadi sore di toko Abong Cina,”katanya. (FAHZI)

Share
Tulisan Terkait
EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...