Home News Anies Klaim Bakal Buat Museum Sejarah Nabi Terbesar Setelah Saudi
News

Anies Klaim Bakal Buat Museum Sejarah Nabi Terbesar Setelah Saudi

Share
Airlangga Hartato buka peluang koalisi dengan Anies Baswedan
Tangkapan layar video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pesan bagi ASN di DKI Jakarta terkait realokasi anggaran untuk penanganan COVID-19, Jumat (29/5/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)
Share

JAKARTA (popularitas.com) – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim akan membuat museum sejarah Nabi Muhammad SAW terbesar setelah Saudi Arabia yakni seluas tiga hektare di atas daratan buatan di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

“Museum ini akan menjadi museum terbesar tentang sejarah Nabi Muhammad SAW di luar Saudi Arabia,” kata Anies dalam rekaman video di kanal Youtube Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (11/7/2020) dilansir Antara.

Anies menyebut target pembuatan museum nabi tersebut ialah untuk mendatangkan turis mancanegara.

“InsyaAllah ini akan menjadi magnet bagi wisatawan, bukan hanya Indonesia, tapi seluruh dunia,” katanya.

Namun, Anies belum menjelaskan detail apa saja yang akan disimpan di dalam museum.

Dia mengaku masih sibuk mengurusi segala perizinannya.

“Nah untuk itu, harus disiapkan semua dokumen legal administratifnya agar pengurusan lahannya bisa dilakukan agar pembangunan bisa segera dilaksanakan,” ucapnya.

Selain museum sejarah nabi, Pemprov DKI Jakarta juga berencana untuk membuat masjid terapung di lahan buatan tersebut.

Menurut pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah wacana pembangunan museum nabi dan masjid apung merupakan upaya dari Anies Baswedan merayu warga Jakarta agar setuju reklamasi.

“Jadi, ini kayaknya hanya sebagai rayuan gombal supaya masyarakat setuju (Reklamasi) itu,” kata Trubus saat dikonfirmasi.

Menurut Trubus, reklamasi di kawasan Ancol sebagai bentuk keberpihakan Gubernur Anies kepada pengusaha.

Kata dia, wajar kalau banyak pihak, termasuk pendukung Anies menolak kebijakan tersebut. Terlebih, Anies pernah berjanji akan menyetop reklamasi di Jakarta.

“Ini seperti meninabobokkan masyarakat bahwa itu nanti akan dibangun simbol keagamaan supaya masyarakat mendukung reklamasi ini. Ini keberpihakan kepada pengusaha,” tuturnya menambahkan.[acl]

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...

News

Bupati Pidie Alokasikan Anggaran Rp125,6 M Untuk Gaji Tenaga PPPK-PW

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie, telah mengalokasikan anggaran dana sebesar ratusan miliar rupiah...

EdukasiNews

Peringati Hardikda Aceh, Rektor USK Tegaskan Pendidikan Bukan Hanya Mengejar Angka dan Prestasi

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Mirza Tabrani, mengingatkan agar pendidikan...

News

Serapan TKD Bencana Sangat Rendah, Bupati Pidie Jaya Murka

POPULARITAS.COM – Serapan anggaran recovery pasca bencana Hidrometeorologi Pidie Jaya bersumber dana...