POPULARITAS.COM – Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan peringatan darurat di tujuh wilayah pada Jumat (18/9/2026) waktu setempat. Peringatan darurat dikeluarkan menyusul ancaman yang namun tidak dijelaskan secara spesifik.
Otoritas meminta masyarakat mengikuti instruksi yang disampaikan melalui platform peringatan dini nasional.
Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi mengeluarkan peringatan tersebut untuk sejumlah wilayah, yakni Jeddah, Taif, Yanbu, AlUla, Khamis Mushait, Jazan, dan Abha. Informasi itu disampaikan melalui unggahan terpisah di platform media sosial X.
Pihak berwenang tidak menjelaskan secara detail jenis ancaman yang menjadi pemicu peringatan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, Arab Saudi tidak melaporkan adanya korban jiwa maupun kerusakan akibat ancaman tersebut.
Setelah itu, Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi menyatakan kondisi berbahaya telah berlalu di wilayah-wilayah yang sebelumnya mendapat peringatan.
Mengutip laporan Anadolu, Sabtu (19/9/2026), peringatan darurat dikeluarkan otoritas tepat satu hari setelah Arab Saudi melaporkan satu orang tewas dan dua lainnya terluka akibat puing-puing drone Houthi yang berhasil dicegat di wilayah Taif, bagian barat Arab Saudi.
Dalam beberapa hari terakhir, otoritas Arab Saudi juga mengeluarkan peringatan serupa di sejumlah wilayah, termasuk Abha dan Khamis Mushait. Peringatan kemudian dinyatakan berakhir setelah pihak berwenang memastikan kondisi telah kembali aman.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengutuk dan mengecam serangan drone kelompok Houthi yang menargetkan Makkah pada Selasa (15/9/2026) waktu setempat.
Dalam pernyataan resminya melalui Saudi Press Agency, Arab Saudi menyebut serangan tersebut sebagai tindakan teroris yang pengecut karena menyasar kota suci dan kiblat umat muslim di dunia.
Pemerintah Arab Saudi menilai serangan itu kembali menunjukkan praktik Houthi yang menargetkan dan melanggar kesucian tempat-tempat suci umat Islam. Selain itu, serangan tersebut juga dinilai berpotensi memprovokasi sentimen umat muslim di seluruh dunia.









Leave a comment