Arsip peristiwa tsunami Aceh telah didigitalisasi

POPULARITAS.COM – Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Imam Gunarto mengatakan, segala bentuk arsip tsunami yang terjadi di Aceh, atau tepatnya di Samudera Hindia, telah dikumpulkan pihaknya sejak 2005 silam. Dan saat ini, seluruh dokumen telah rapi dalam format digital.

Hal tersebut disampaikannya, dalam seminar refleksi 18 tahun tsunami Aceh, yang diselenggarakan di Gedung AAC Dayan Dawood Universitas Syiah Kuala, Selasa (13/12/2022) di Banda Aceh.

Ia juga menyebutkan, arsip tsunami Aceh telah diakui oleh Badan PBB United Nation Education Sientific Culture Organization (UNESCO) sebagai Memory of The World (MoW) pada 30 Oktober 2017.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan pengumpulkan arsip yang telah digitalisasi tersebut agar masyarakat dapat menilai serta mengakses informasi-informasi penting seputar bencana Tsunami.

Selain itu, tambah Imam pada tahun ini fasilitasi arsip Tsunami telah diintegrasikan dengan program studi di Universitas di seluruh Indonesia.

“Program studi yang telah diintegrasikan dengan pusat arsip nantinya dapat dipelajari oleh setiap mahasiswa bukan hanya mahasiswa di Aceh namun juga mahasiswa di seluruh dunia,” jelasnya.

Seminar yang diselenggarakan ANRI mengusung tema ‘Menuju Pusat Arsip Pandemi Kebencanaan : Pelajaran dan tragedi tsunami Aceh sebagai pengetahuan dan warisan dokumenter’, secara resmi dibuka oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi, Abdulah Azwar Annas.

Lewat seminar itu, ANRI bertekad dan berkomitmen untuk menyampaikan pelajaran pada generasi saat ini, dan yang akan datang tentang peristiwa tsunami Aceh sebagai bencana maha dahsyat yang pernah terjadi dalam sejarah peradaban manusia.

 

Editor : Hendro Saky

Comments
Loading...