POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah membesuk korban kekerasaan TNI saat tragedi berdarah yang terjadi di Pulo Keunari, Tiro yang dipicu pengibaran bendera Bulan Bintang saat perayaan khenduri Maulid pada Rabu 4 November 2026 lalu.
Sarjani mendatangi ruang rawat inap RSUD Tgk Abdullah Syafi’i tempat warga sipil korban kekerasan itu dirawat, pada Jumat (6/11/2026) malam.
Ia datang bersama Wakil Bupati Alzaizi dan Ketua DPRK Anwar Sastra Putra.
Mereka menyapa satu persatu korban sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap kondisi warga yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
“Sebagai Bupati saya sangat menyesalkan aksi kekerasan terhadap warga sipil ini terjadi. Dan kehadiran ke sini untuk memberi semangat ke korban,” kata Bupati Sarjani.
Terdapat empat korban dari sembilan kekerasan yang masih mendapat perawatan di Rumah Sakit kedua Pidie itu.
Satu diantara korban yang masih berada di RS adalah bocah berusia 10 tahun yang juga mengalami kekerasan karena membela ibunya saat dianiaya TNI dalam insiden tersebut. Kendati ia dinyatakan sembuh, ia masih bertahan disebabkan ibunya Mutia masih dalam perawatan.
“Saya berharap seluruh korban segera pulih. Dan saya telah mengintruksikan RS untuk pelayanan serta penanganan medis secara optimal,” tegas Sarjani.
Sarjani sangat menyesalkan aksi kekerasan itu bisa terjadi sehingga banyak warga sipil jadi korban bahkan satu diantaranya meninggal dunia.
Sehingga iapun mendesak pengusutan secara tuntas dan transparan atas peristiwa tragis itu.
“Kita meminta peristiwa tersebut dapat diusut secara tuntas,” tegas Sarjani.
Dalam kesempatan itu, Sarjani juga mengharapkan semua pihak tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoak yang disebarkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab apalagi mencatut namanya untuk memperkeruh suasana.
Sebelum berkunjung ke rumah sakit, Bupati Sarjani juga melayat ke rumah duka Abzalul Riza, warga Gampong Daya Gampong Baro, Kecamatan Tiro/Truseb, yang meninggal dunia akibat insiden penembakan tersebut.
Di hadapan orang tua korban, Bupati Sarjani menyampaikan belasungkawa, dan kemudian ikut berdoa bersama keluarga dan warga yang sudah lebih dahulu berkumpul di rumah duka.
Dia mengingatkan semua pihak agar peristiwa penembakan hingga memakan korban itu tidak pernah lagi terulang di Pidie maupun Aceh secara luas.








Leave a comment