POPULARITAS.COM – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menyatakan terus memperkuat promosi yang lebih terarah guna meningkatkan kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri, khususnya pada liburan akhir tahun.
“Menyongsong musim liburan akhir tahun, kami memfokuskan perhatian pada sejumlah pilar utama untuk kembali mendongkrak daya tarik kunjungan,” kata Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disbudpar, Akmal Fajar pada awal November ini.
Pernyataan itu disampaikan saat menanggapi penurunan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Provinsi Aceh pada bulan September 2026 sebanyak 3.446 kunjungan atau turun sebesar 14,51 persen dibandingkan Agustus 2026.
Ia menjelaskan tren naik dan turun angka kunjungan wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara (wisman), merupakan dinamika yang lumrah dalam industri pariwisata global maupun regional.
“Penurunan angka kunjungan yang tercatat pada September 2026 umumnya dipengaruhi oleh faktor musiman, seperti berakhirnya periode libur panjang tengah tahun serta penyesuaian pola perjalanan wisatawan,” katanya.
Menurut dia, dinamika bulanan tersebut bukanlah ukuran stagnasi, melainkan momentum evaluasi bagi Disbudpar Aceh untuk memperkuat langkah-langkah strategis pada triwulan akhir tahun, khususnya dalam menyambut libur panjang pada akhir tahun nanti.
Ada beberapa langkah strategis yang dilakukan yakni penguatan promosi yang lebih terarah, maupun pengoptimalan pasar domestik. Kerja sama erat dengan para pelaku industri pariwisata, asosiasi perjalanan, serta pemanfaatan media digital menjadi kunci utama agar informasi destinasi Aceh semakin masif menjangkau wisatawan potensial.
Selain promosi, penguatan kualitas destinasi dan amenitas juga menjadi prioritas yang tidak kalah penting. Aceh terus memantapkan posisinya sebagai destinasi Muslim Friendly Tourism yang unggul, memberikan kenyamanan,keamanan, dan kebersihan yang berstandar bagi setiap pelancong.
“Kesiapan infrastruktur pendukung, mulai dari akomodasi, kuliner, hingga pemandu wisata lokal, terus dikoordinasikan secara lintas sektor guna memastikan standar pelayanan prima selama musim liburan,”katanya.
Ia mengatakan, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, asosiasi pariwisata, maskapai, dan seluruh masyarakat, Disbudpar Aceh optimis tren kunjungan wisata akan kembali bergerak positif.
Pihaknya berharap liburan akhir tahun 2026 tidak hanya menjadi penutup tahun yang manis bagi sektor pariwisata Aceh, tetapi juga landasan kokoh untuk pertumbuhan ekonomi kreatif di masa mendatang.








Leave a comment