Home News Bloomberg Sumbang Rp 857 Triliun Dongkrak Suara Demokrat
NewsPolitik

Bloomberg Sumbang Rp 857 Triliun Dongkrak Suara Demokrat

Share
Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat Michael Bloomberg menyampaikan pidato saat kampanye di kawasan Manhattan, Kota New York, New York, Amerika Serikat, Rabu (15/1/2020). REUTERS/Eduardo Munoz/ama/djo
Share

NEW YORK (popularitas.com) – Michael Bloomberg akan menyumbang 60 miliar dolar AS atau sekitar Rp857,1 triliun dari kas pribadinya untuk membentuk kelompok independen yang bertujuan mendongkrak suara kandidat calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat saat pemilihan umum November tahun ini.

Bloomberg, taipan media AS, memutuskan menyumbang dana setelah ia mundur dari pertarungan pemilihan calon presiden dari Partai Demokrat pada Rabu (4/3/2020). Ia kemudian memberi dukungannya kepada kandidat lain, mantan wakil presiden AS Joe Biden.

Organisasi independen itu akan memperkerjakan kembali tim kampanye Bloomberg. Saat ia berkampanye, Bloomberg menghabiskan lebih dari 500 miliar dolar AS tetapi pemilihan awal pada Selasa (Super Tuesday) menunjukkan hasil mengecewakan di 14 negara bagian.

Grup tersebut akan diisi oleh staf dari bekas pusat kampanye Bloomberg di enam negara bagian, yaitu Arizona, Florida, Michigan, North Carolina, Pennsylvania, dan Wisconsin.

Kelompok itu akan menjalankan misi mengamankan suara untuk Partai Demokrat, terlepas siapa pun kandidat yang nantinya terpilih jadi calon presiden, menurut informasi dari orang yang tahu soal rencana Bloomberg itu namun menolak disebut namanya, Kamis (5/3/2020).

Walaupun demikian, kelompok independen itu, yang nama dan anggarannya masih dalam proses, bersedia menggelontorkan dana dalam jumlah besar selama tidak terhubung langsung dengan aktivitas kampanye.

Bloomberg, mantan wali kota New York berusia 78 tahun, merupakan salah satu warga terkaya di AS. Ia mundur dari pencalonannya sebagai capres AS, Rabu, dan mendukung Joe Biden untuk mengalahkan petahana dari Partai Republik, Presiden Donald Trump pada pemilihan presiden.

Sementara itu, Biden, mantan wakil presiden, saat ini berhadapan dengan senator Vermont, Bernie Sanders. Kandidat lain, Senator Elizabeth Warren pada Kamis memutuskan mundur setelah mengikuti persaingan pencalonan pada Super Tuesday

Sanders, di depan awak media di Burlington, Vermont, mengatakan Wall Street dan Bloomberg membuka buku cek mereka untuk mendukung Biden.

“Itu adalah wajah sistem politik kita yang korup,” tambah Sanders, yang mengatakan ia tidak akan menerima bantuan dari Bloomberg apabila terpilih sebagai capres dari Partai Demokrat. Sementara itu, Biden mengatakan akan menerima bantuan tersebut.

Sumber kekayaan Bloomberg, yang diyakini tak akan habis, dapat menjadi dukungan besar bagi Demokrat mengingat Partai Republik dan tim kampanye Trump dipercaya mampu mengungguli suara Partai Demokrat.[acl]

Sumber: antara

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Bupati Sibral Malasyi Tunjuk Rahmat Rizal Sebagai Plt Kadis Pertanahan Pidie Jaya

POPULARITAS.COM – Bupati Sibral Malasyi menunjuk Kepala Bagian Hukum Rahmat Rizal sebagai...

Ribuan ASN Pemrov Aceh akan dikirim ke Aceh Tamiang
News

Kemenag Pulihkan 776 Rumah Ibadah Lintas Agama Pascabencana Sumatera

POPULARITAS.COM – Kementerian Agama (Kemenag) memulihkan sedikitnya 776 rumah ibadah lintas agama...

NewsSyariat Islam

Plt. Sekda Lepas Kafilah Aceh Mengikuti MTQ Tingkat Nasional ke-31

POPULARITAS.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, secara resmi...

EkonomiNews

Pemerintah Aceh Dorong Zakat dan Wakaf Jadi Penggerak Ekonomi Umat

POPULARITAS.COM — Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh Taufik mendorong zakat, infak,...