Home News BMKG ingatkan bencana hidrometerologi di wilayah timur Aceh
News

BMKG ingatkan bencana hidrometerologi di wilayah timur Aceh

Share
Warga Pulau Simeulue diminta waspadai cuaca ekstrem
Ilustrasi - cuaca ekstrem (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)
Share

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Malikussaleh Aceh Utara mengingatkan potensi bencana hidrometerologi yang melanda wilayah timur Aceh untuk beberapa ke depan.

Hal tersebut disebabkan gangguan putaran angin yang dapat membentuk awan penghujan, sehingga berpotensi terjadinya cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Kepala BMKG Malikussaleh Aceh Utara, Siswanto mengatakan, hujan diprediksi cenderung terjadi terus menerus sepanjang hari, dari pagi hingga malam. Di malam hari, diperkirakan akan terjadi peningkatan curah hujan.

Selain itu, kata Siswanto, gangguan cuaca hingga akhir Januari ini terjadi saat musim hujan mengakibatkan pergerakan angin menjadi berubah-ubah, sehingga terjadinya perkumpulan atau pertumbuhan awan kumulonimbus.

“Dampak cuaca ekstrem ini sangat berpotensi terjadinya bencana hidrometerologi seperti banjir dan tanah longsor, kemudian puting beliung dan gelombang tinggi,” kata dia, dikutip dari laman Antara, Sabtu (21/1/2023).

Menyangkut dengan kecepatan angin, Siswanto mengatakan kecepatan angin saat cuaca ekstrem terjadi pada kisaran 20 hingga 25 kilometer per jam. Kondisi tersebut mengakibatkan gelombang hingga 2,5 meter laut di perairan Selat Malaka dan sepanjang pesisir wilayah timur Aceh.

Oleh karena itu, Siswanto mengimbau masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan dan waspada cuaca ekstrem. Kondisi gelombang laut juga berbahaya untuk nelayan dan diingatkan tidak terlalu jauh melaut.

“Bagi warga di wilayah dataran tinggi harus tetap waspada akan potensi cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan longsor karena berpotensi banyaknya kandungan air di dalam tanah,” kata Siswanto.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara Mulyadi juga mengimbau masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan bencana alam.

“Kami imbau masyarakat, terutama yang bermukim di pinggiran sungai untuk waspada akan potensi banjir, mengingat data BMKG Stasiun Malikussaleh Kabupaten Aceh Utara bahwa dalam beberapa hari ini berpotensi terjadi cuaca ekstrem,” katanya.

Mulyadi meminta semua pihak melakukan langkah-langkah mitigasi kebencanaan. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan camat dan kepala desa di daerah-daerah rawan bencana, seperti banjir dan tanah longsor.

“Sejauh ini belum ada laporan banjir dan bencana alam lainnya. Namun demikian, petugas BPBD terus berpatroli dan berkoordinasi dengan semua pihak memantau perkembangan sungai-sungai dan waduk yang berpotensi meluap,” kata Mulyadi.

Untuk menghindari terjadinya korban jiwa dan harta benda, Mulyadi mengimbau masyarakat agar dapat memperbaharui informasi cuaca secara resmi yang dikeluarkan oleh BMKG.

“Saya berharap masyarakat tidak termakan informasi bohong atau hoaks terkait informasi cuaca yang bukan dikeluarkan oleh BMKG. Laksanakan mitigasi guna mengurangi risiko bencana,” kata Mulyadi.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...