Home Headline BMKG : Potensi gelombang 6 meter di Perairan Pantai Barat Aceh
HeadlineNews

BMKG : Potensi gelombang 6 meter di Perairan Pantai Barat Aceh

Share
BMKG : Cuaca ekstrem dan angin kencang masih akan terjadi di Aceh hingga akhir Agustus 2025
Ilustrasi gelombang tinggi. Foto Elshinta
Share

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan tinggi gelombang di wilayah pantai barat selatan Aceh dapat mencapai 6 meter.

Kordinator Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Zakaria, dalam keterangannya dikutip dari laman Antara, mengatakan, potensi tinggi gelombang di perairan Pantai Barat Aceh, dapat mencapai 6 meter.

Tinggi gelombang itu, akan terjadi pada Jumat (6/5/2022) hingga Minggu (8/5/2022), karna itu Ia minta masyarakat untuk waspada dan hati-hati.

Potensi gelombang tinggi itu, juga sangat berbahaya bagi keselamatan pelayaran penumpang, dan aktivitas penyebrangan.

Ia menyebutkan, potensi terjadinya gelombang laut dengan ketinggian empat hingga enam meter tersebut m, berada di perairan pantai selatan Aceh meliputi Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Pulau Simeulue, serta Aceh Singkil hingga Nias.

Selain membahayakan bagi aktivitas pelayaran, tingginya gelombang laut tersebut juga sangat membahayakan keselamatan nelayan yang akan mencari ikan di laut lepas.

“Bagi nelayan yang mau melaut, kami sarankan agar mencari ikan di sekitar pinggir pantai yang tidak jauh dari daratan. Karena kalau ke laut lepas sangat berbahaya,” kata Zakaria menambahkan.

Sedangkan untuk wilayah pantai barat Aceh meliputi Aceh Barat, Nagan Raya dan Aceh Jaya, kata Zakaria, ketinggian gelombang laut berada dalam level sedang yakni berada di kisaran 1,5 meter hingga 2,5 meter.

Namun untuk perairan Sabang, Banda Aceh dan Aceh Besar, sejauh ini masih normal berada di kisaran 0,5 meter hingga 1,2 meter.

“Yang lebih aman itu berada di wilayah pantai timur Aceh, sejak Pidie hingga Aceh Tamiang. Ketinggian gelombang hanya berkisar 0,5 meter hingga 1 meter,” kata Zakaria.

Meski pun aman, ia meminta nelayan agar tetap waspada jika melaut karena saat berada di laut lepas, kondisi nelayan juga tergolong berbahaya apabila tidak berhati-hati, tuturnya.

 

Editor : Hendro Saky

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

4 Fakta Kasus Dugaan Korupsi BGN yang Menjerat Dadan Hindayana Cs

POPULARITAS.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan penyimpangan besar dalam tata kelola...

EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...