Home News BMKG sebut Aceh berpotensi diguyur hujan
News

BMKG sebut Aceh berpotensi diguyur hujan

Share
Hujan badai disertai kilat dan petir landa wilayah Aceh
Ilustrasi badai hujan. (ANTARA)
Share

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa hujan lebih dari 50 milimeter per hari berpotensi mengguyur bagian wilayah Provinsi Aceh, Jumat (3/3/2023).

Dikutip dari laman Antara, BMKG juga menyebutkan hujan berpeluang mengguyur bagian wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi.

Kemudian, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jawa Timur.

Bagian wilayah Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan.

Selanjutnya, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua juga diprakirakan mengalami hujan lebat.

Hujan disertai kilat berpotensi terjadi di bagian wilayah Provinsi Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Maluku.

Angin kencang berpotensi meliputi bagian wilayah Provinsi Aceh, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua.

Warga yang tinggal di wilayah yang diprakirakan mengalami hujan lebat dan angin kencang sebaiknya mewaspadai kemungkinan terjadi bencana banjir dan tanah longsor serta pohon tumbang.

Menurut BMKG, peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di bagian wilayah Indonesia antara lain dipengaruhi oleh kehadiran sirkulasi siklonik yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin atau konvergensi.

Sirkulasi Siklonik yang terpantau di Laut Natuna membentuk daerah konvergensi memanjang dari Kalimantan Barat hingga Laut Natuna, dari Bengkulu hingga Lampung, dari Banten hingga Jawa Barat, Jawa Timur, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Papua Barat.

Share
Tulisan Terkait
Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

News

Dasco Mengaku Baru Dengar Kejagung Geledah Kantor BGN

POPULARITAS.COM – Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco...