Home News BMKG sebut Aceh masih berpotensi hujan lebat
News

BMKG sebut Aceh masih berpotensi hujan lebat

Share
BMKG: Banda Aceh berpotensi diguyur hujan pada siang hari
Pengendara sepeda motor menerobos hujan di kawasan Alun-alun Selatan, Yogyakarta, Selasa (8/11/2022). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/TOM.
Share

POPULARITAS.COM – Sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Aceh berpotensi mengalami hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada Kamis (12/1/2023), menurut peringatan dini cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Dikutip dari situs BMKG di Jakarta, Kamis (12/1/2023), terdapat potensi hujan lebat atau lebih dari 50 milimeter per hari yakni di Provinsi Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Wilayah yang berpotensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir, yakni di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, dan Papua Barat.

Sedangkan wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang atau lebih dari 45 km per jam yakni Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara dan Sulawesi Utara.

BMKG mengemukakan, sirkulasi siklonik terpantau di perairan barat Sumatera Barat yang membentuk daerah konvergensi memanjang dari Sumatera Utara hingga Aceh dan di Sumatera Barat.

Daerah konvergensi juga terpantau memanjang dari barat Lampung hingga Jambi, di Selat Karimata, di Jawa Barat bagian timur, di Jawa Timur, di perairan selatan NTB, di NTT, di Kalimantan barat bagian utara, di Kalimantan Selatan, di Kalimantan Timur, di Sulawesi bagian tengah, di Maluku bagian utara, di Papua Barat, di perairan utara Papua Barat dan di Papua.

Menurut BMKG, kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut. (ant)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

POPULARITAS.COM – Pasukan pendudukan Israel kembali memicu kecaman setelah dilaporkan melarang azan...

NewsSepakbola

Hancurkan Prancis, Three Lions Raih Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Timnas Inggris memainkan laga gila saat jumpa Prancis dalam perebutan...

KriminalitasNews

Dosen UMY Diduga Lecehkan 4 Mahasiswi

POPULARITAS.COM – Dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang dosen program studi farmasi...

EkonomiNews

Wali Nanggroe Usulkan Aceh Jadi Pilot Project Pengadilan Niaga Syariah Nasional

POPULARITAS.COM – Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al-Haythar mengusulkan Aceh menjadi pilot...