Home News BPOM Tarik Susu Formula Bayi Nestlé, 53 Negara Keluarkan Peringatan
News

BPOM Tarik Susu Formula Bayi Nestlé, 53 Negara Keluarkan Peringatan

Share
Share

POPULARITAS.COM – BPOM memerintahkan penarikan susu formula bayi Nestlé di Indonesia menyusul peringatan keamanan pangan global terkait potensi cemaran pada produk tertentu.

Langkah tersebut diambil setelah BPOM menerima notifikasi dari European Union Rapid Alert System for Food and Feed (EURASFF) mengenai penarikan produk susu formula bayi Nestlé di berbagai negara.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan penarikan dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian karena produk tersebut dikonsumsi oleh bayi sebagai kelompok rentan.

Produk yang ditarik di Indonesia adalah S-26 Promil Gold pHPro 1 untuk bayi usia 0–6 bulan dengan nomor izin edar ML 562209063696 dan nomor bets 51530017C2 serta 51540017A1.

Taruna menjelaskan penarikan dilakukan karena adanya potensi cemaran toksin cereulide pada bahan baku arachidonic acid (ARA) oil tertentu yang digunakan dalam proses produksi.

“Toksin cereulide ini bersifat tahan panas,” kata Taruna, seperti dikutip dari Antara, Kamis (15/1/2026). Ia menjelaskan paparan toksin tersebut berpotensi menimbulkan muntah hebat, diare, kelesuan, hingga gangguan neurologis pada bayi.

BPOM menyebutkan dua bets produk terdampak memang telah masuk ke Indonesia berdasarkan penelusuran data importasi. Namun, hasil pengujian laboratorium BPOM menunjukkan toksin cereulide tidak terdeteksi dengan batas kuantifikasi di bawah 0,20 mikrogram per kilogram.

Meski demikian, BPOM tetap memerintahkan penarikan produk dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

BPOM menginstruksikan PT Nestlé Indonesia untuk menghentikan distribusi serta melakukan penghentian sementara importasi produk formula bayi tersebut.

PT Nestlé Indonesia juga telah melakukan penarikan sukarela atau voluntary recall terhadap seluruh produk dengan nomor bets terdampak di bawah pengawasan BPOM.

Produk yang masih berada di gudang diminta untuk dimusnahkan, sementara produk yang telah beredar ditarik kembali dari konsumen. Taruna menegaskan tidak ada kecolongan dalam proses pengawasan BPOM terkait peredaran produk susu formula bayi tersebut. “Badan POM sudah mengikuti semua aturan yang dimiliki untuk keluarnya izin edar produk tersebut,” ujar Taruna.

Dalam video yang dirilis Selasa (13/1/2026), Navratil menyampaikan permintaan maaf atas kekhawatiran yang dialami orang tua dan pengasuh. Ia mengatakan hingga kini belum ada kasus penyakit yang terkonfirmasi terkait produk yang ditarik tersebut.

Nestlé mengakui masalah kualitas pada bahan baku minyak asam arakidonat (ARA) dari salah satu pemasoknya setelah temuan di pabrik Belanda pada Desember 2025.

“Kami telah menangguhkan pengadaan minyak ARA dari pemasok yang bersangkutan dan memulai kembali produksi menggunakan minyak yang aman dari pemasok lain,” ujar juru bicara Nestlé, seperti dikutip dari The Independent, Rabu (14/1/2026).

BPOM mengimbau masyarakat yang memiliki S-26 Promil Gold pHPro 1 dengan nomor bets 51530017C2 dan 51540017A1 untuk segera menghentikan penggunaan produk tersebut.

Konsumen diminta mengembalikan produk ke tempat pembelian atau menghubungi layanan konsumen PT Nestlé Indonesia untuk proses pengembalian atau penukaran. BPOM menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir mengonsumsi produk Nestlé lainnya di luar nomor bets yang telah diumumkan.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

POPULARITAS.COM – Polemik pengelolaan gas di Wilayah Kerja South Andaman oleh Mubadala...

News

Terjebak di Area Bekas Karhutla, 2 Orang Utan di Sampit Dievakuasi

POPULARITAS.COM – Dua orang utan berhasil diselamatkan tim gabungan Balai Konservasi Sumber...

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi
News

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri rapat koordinasi bersama Gubernur Aceh...

News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...