Home News Bupati Pidie salah lantik pejabat dinas pendidikan
News

Bupati Pidie salah lantik pejabat dinas pendidikan

Share
Bupati Pidie salah lantik pejabat dinas pendidikan
Foto : suasana ruang pelantikan Pejabat Eselon II, III dan IV di lingkup Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pidie.
Share

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie Roni Ahmad, Senin (14/2/2022), melantik 295 pejabat eselon di lingkup pemerintah daerah setempat. Perombakan besar-besaran  di kabupaten berjuluk kerupuk mulieng itu, menyisakan satu persoalan, yakni salah satu pejabat yang dilantik salah orang.

Kesalahan tersebut terjadi pada jabatan Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Non Formal pada Dinas Pendidikan Pidie. Seharusnya pejabat yang Dilantik adalah Mustafa dengan Nomor Induk Pegawai (NIP) 197106021996061001, yang merupakan Kepala SD Negeri Bungie.

Namun Mustafa dengan nomor NIP itu dan menjabat sebagai Kepala Sekola tersebut,  tidak hadir karena tidak menerima undangan pelantikan. Sedangkan yang menghadiri pelantikan adalah orang yang berbeda dengan nama sama, yakni Mustafa juga.

Jadi, Mustafa yang dilantik sebagai Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal, merupakan pengawas sekolah dengan nomor NIP yang bebeda.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pidie, Mulyani Nurdin kepada wartawan mencoba menjelaskan persoalan Mustafa ganda pada jabatan Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini di Dinas Pendidikan itu.

Sebelum hari pelantikan, BPKSDM Pidie mengirim undangan pelantikan melalui Dinas terkait, untuk selanjutnya disampaikan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan ikut serta mencantumkan nama dan NIP pegawai tersebut

Dalam undangan itu, pejabat yang dipercayakan oleh Bupati Roni Ahmad untuk mengemban tugas sebagai kepala Bidang, sebagaimana SK dan surat undangan merupakan Mustafa, S.Pd, M.Pd dengan NIP 197106021996061001.

Kendati demikian, pejabat yang menerima undangan dan menghadiri pelantikan merupakan Mustafa lain yang juga bertugas di Dinas Pendidikan, dengan NIP berbeda.

Sedangkan Mustafa yang sesungguhnya tidak berhadir, disebabkan tidak menerima undangan.

“Coba dikonfirmasi dengan Disdikbud, sebab undangnya kami sampaikan kepada masing-masing SKPK,” kata Mulyadi.

“Yang benar itu Mustafa sesuai SK, untuk itu kami masih menunggu petunjuk pimpinan untuk prosesi pelantikan kembali, karena ia masa tugas itu dihitung sejak dilantik.” terangnya kemudian.

 

Editor : Hendro Saky

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...