Home News Google Diminta Buang Aplikasi ‘Sampah’ di Android
NewsTeknologi

Google Diminta Buang Aplikasi ‘Sampah’ di Android

Share
Ilustrasi, aplikasi di android. (net)
Share

JAKARTA (popularitas.com) – Masih banyak ponsel Android mengandung bloatware, aplikasi yang ditanamkan sebelum dijual ke pembeli. Beberapa pihak tak suka dengan bloatware, termasuk puluhan kelompok privasi ini yang meminta Google bertindak.

Malah ada yang menyebut bloatware adalah aplikasi sampah lantaran biasanya tidak banyak berguna dan membebani sistem. Nah, lebih dari 50 grup privasi bergabung menyatukan suara untuk menentang bloatware, terutama karena alasan keamanan.

“Orang-orang tidak seharusnya menukar privasi dan sekuriti untuk akses pada smartphone,” tulis Privacy International yang berbasis di Inggris.

Mereka bersama kelompok privasi lain seperti American Civil Liberties Union melayangkan surat terbuka pada CEO Google, Sundar Pichai. Intinya, SUndar diminta menangkal bloatware yang sering ada di ponsel Android menengah ke bawah.

Sisi lain bloatware adalah bisa dibuat dengan permisi khusus sehingga dapat diberi akses yang lebih besar di ponsel Android dibanding aplikasi yang diunduh dari Play Store.

“Artinya izin termasuk akses ke mikrofon, kamera dan lokasi tidak memicu peringatan keamanan Android standar. User jadi tidak tahu soal penyusupan serius itu,” tulis mereka.

Google diminta memberikan opsi pada semua pengguna Android untuk menghapus bloatware apapun. Selain itu, aplikasi bloatware disarankan disaring dengan cara yang sama seperti yang diterapkan pada aplikasi Android di Play Store.

Sumber: detik

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HeadlineNewsSepakbola

Torres Antar Spanyol Juara Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Kesabaran, disiplin, dan kecerdasan taktik akhirnya membawa Spanyol kembali ke...

InternasionalNews

AS Cabut Larangan TikTok di Perangkat Pemerintah setelah Restrukturisasi

POPULARITAS.COM – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan, aturan yang mewajibkan penghapusan...

EkonomiNews

Bertemu Menlu Wang Yi, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis hingga Investasi Hijau

POPULARITAS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan...

InsfrastrukturNews

Pemerintah Aceh Percepat Kegiatan Tambahan TKD Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh terus mempercepat pelaksanaan kegiatan Tambahan Transfer ke Daerah...