POPULARITAS.COM – Gulai kancah atau kuah beulangong menjadi salah satu hidangan utama yang mencuri perhatian dalam berbagai perayaan tradisi keagamaan dan budaya di Aceh termsuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang kini memasuki bulan ketiga perayaan.
Hidangan khas Aceh berbahan daging tersebut dimasak dalam jumlah besar menggunakan kuali berukuran besar.
Aroma kuah beulangong yang dimasak bersama racikan rempah khas Aceh tercium semerbak. Hidangan tersebut kemudian disajikan kepada masyarakat yang mengikuti rangkaian peringatan Maulid.
Kuah beulangong, yang juga dikenal sebagai gulai kancah, merupakan hidangan yang lekat dengan tradisi kenduri masyarakat Aceh. Memasaknya dalam jumlah besar secara bersama-sama menjadi bagian dari tradisi gotong royong sekaligus jamuan dalam berbagai kegiatan masyarakat.
Di tengah suasana Maulid, kuali-kuali besar yang digunakan untuk memasak gulai kancah menjadi daya tarik tersendiri. Masyarakat tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan, tetapi juga menikmati beragai hidangan yang disediakan
Maulid ini bukan hanya seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Penyajian gulai kancah dalam jumlah besar juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kuliner khas Aceh kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Selain gulai kancah,disediakan juga balai hias yang dihiasi buah-buahan segar, pulut kuning, dan berbagai makanan. Balai hias tersebut menjadi bagian dari tradisi masyarakat dalam memeriahkan peringatan Maulid.
Buah-buahan dan pulut yang terdapat dalam balai hias nantinya dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk sedekah dan berbagi keberkahan.
Peringatan Maulid tidak hanya diisi dengan jamuan makanan. Sejumlah kegiatan keagamaan juga digelar, di antaranya zikir bersama dan ceramah agama.








Leave a comment