Home News Haji 2026 Fokus Jaga dan Muliakan Perempuan dan Lansia
NewsSyariat Islam

Haji 2026 Fokus Jaga dan Muliakan Perempuan dan Lansia

Share
390 jemaah haji Aceh dari Kloter 7 tiba di tanah air, Ketua PPIH : 1.696 orang masih di Arab Saudi
Ilustrasi, Jemaah haji Aceh ramai-ramai bawa pulang boneka unta untuk keluarga. FOTO : HO | Popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa visi utama pelaksanaan haji 2026 yakni berpihak kepada kelompok rentan, khususnya perempuan dan lansia.

Dalam agenda Diklat PPIH Arab Saudi Tahun 1447 Hijriah di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Wamenhaj mengajak seluruh petugas meneladani pesan Rasulullah SAW pada saat menjalankan Haji Wada atau haji terakhir. “Kalau kita membaca sejarah, kita ingat sekali salah satu pesan utama dari Haji Wada. Dalam khotbah tersebut, Rasulullah SAW secara tegas menyampaikan pesan kepedulian, jaga dan muliakan perempuan-perempuan kalian,” ujar Dahnil dalam keterangan pers, Sabtu (24/1/2026).

Dahnil mengatakan, haji terakhir Nabi Muhammad SAW sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial yang sepatutnya diteladani.

Selain program Haji Ramah Lansia, Kemenhaj juga mengusung tema Haji Ramah Perempuan sebagai afirmasi nyata dalam penyelenggaraan ibadah haji.

“Data jemaah haji Indonesia menunjukkan bahwa lebih dari 55 persen jemaah adalah perempuan. Sekitar 25 persen jemaah masuk kategori lansia dan sebagian besar dari kelompok lansia tersebut juga merupakan perempuan,” tuturnya.

Sejalan dengan perintah Presiden Prabowo Subianto, Kemenhaj ingin menghadirkan layanan haji yang lebih sensitif, protektif, dan berperspektif gender.

“Tahun ini, atas perintah langsung Presiden Prabowo Subianto, Bapak Menteri menegaskan bahwa haji harus menjadi haji yang afirmatif, berpihak kepada perempuan dan berpihak kepada lansia,” tegasnya.

Sebagai bentuk konkret dari kebijakan tersebut, komposisi petugas haji tahun 2026 juga mencerminkan keberpihakan terhadap perempuan. “33 persen petugas haji tahun 2026 adalah perempuan, jumlah terbesar sepanjang sejarah perhajian Indonesia,” ungkap Dahnil.

Dahnil menyebut, angka tersebut bukan hanya sekadar simbolis, tetapi menjadi yang tertinggi dalam sejarah.

“Ini adalah yang tertinggi dalam sejarah. Kehadiran petugas perempuan sangat penting untuk memastikan jemaah perempuan dan lansia mendapatkan layanan yang aman, nyaman, dan bermartabat,” ucapnya.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Prabowo Ungkap Alasan Beratnya Copot Dadan Hindayana

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengaku berat saat mengambil keputusan mencopot Dadan...

News

4 Fakta Kasus Dugaan Korupsi BGN yang Menjerat Dadan Hindayana Cs

POPULARITAS.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan penyimpangan besar dalam tata kelola...

EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....