POPULARITAS.COM – Ribuan karyawan di gedung The Exchange 106 Malaysia terpaksa berjalan menuruni lebih dari 100 lantai untuk menyelamatkan diri setelah terjadi pemadaman listrik besar pada Rabu (15/10/2025).
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana evakuasi massal di gedung pencakar langit yang merupakan tertinggi keempat di Malaysia itu. Para pekerja terlihat menuruni tangga dalam gelap, beberapa menggunakan senter ponsel untuk menavigasi menara setinggi 445 meter di kawasan keuangan Tun Razak Exchange (TRX), Kuala Lumpur.
Video tersebut sontak menuai banyak reaksi dari warganet.
“Tiba-tiba berat badan turun drastis. Saya akan menangis kalau listriknya menyala lagi begitu sampai di bawah,” tulis seorang pengguna.
Komentar lain menyindir. “Maukah Anda membangun negara seperti ini?”
Insiden ini menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah Lembah Klang, termasuk Kuala Lumpur dan kota-kota satelit di sekitarnya.
Perusahaan listrik nasional Tenaga Nasional Berhad (TNB) mengonfirmasi bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh sambaran petir di salah satu pembangkit listrik yang berlokasi di pesisir Melaka.
Dalam pernyataannya, TNB meminta maaf atas kejadian itu.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Tim teknis telah dikerahkan untuk memperbaiki gangguan dan memastikan pasokan listrik pulih secepatnya,” tulis TNB melalui akun Facebook resminya.
Perusahaan menyatakan bahwa pasokan listrik telah pulih sepenuhnya pada pukul 17.54 waktu setempat.
Menurut laporan media Malaysia, pemadaman listrik turut memengaruhi sejumlah pusat perbelanjaan besar, seperti Mid Valley Megamall dan Pavilion Damansara Heights. Situasi lalu lintas di berbagai titik Kuala Lumpur pun sempat macet total karena lampu lalu lintas tidak berfungsi.
The Exchange 106 memiliki 106 lantai dan tercatat sebagai gedung tertinggi ke-23 di dunia. Pengembangnya menyebut menara ini sebagai “mercusuar yang terlihat dari jarak bermil-mil, simbol kebangkitan sebuah bangsa”.
Meskipun listrik kini telah kembali normal, insiden tersebut memicu perbincangan publik mengenai keandalan infrastruktur energi di Malaysia, terutama di kawasan bisnis strategis seperti Kuala Lumpur.










Leave a comment