Home Ekonomi Ini penyebab harga cabai mahal di Aceh
EkonomiNews

Ini penyebab harga cabai mahal di Aceh

Share
Harga cabai merah Rp90 ribu di Banda Aceh
Ilustrasi, salah satu pedagang cabai merah di Pasar Lambaro, saat melayani para pembeli, Kamis (2/6/2022). FOTO: Riska Zulfira/popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Bank Indonesia Provinsi Aceh menyatakan kenaikan harga cabai merah di pasaran dalam beberapa pekan terakhir dipicu ketersediaan pasokan terbatas sementara permintaan meningkat.

“Harga cabai merah tercatat mengalami lonjakan sampai dengan 77 persen,” kata Kepala Bank Indonesia Provinsi Aceh, Achris Sarwani di Banda Aceh, Kamis (16/6/2022) kepada Antara.

Ia menyebutkan berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), pada akhir bulan Mei 2022, harga cabai merah masih berada di sekitar Rp51.350 per kilogram dan meningkat signifikan jika dibandingkan dengan harga per tanggal 15 Juni 2022 yang sudah berada di angka sekitar Rp91.150 per kilogram.

Ia menyebutkan berdasarkan pantauan harian, peningkatan harga terjadi di Kota Banda Aceh (15/6) sudah mencapai Rp98.750 per kilogram.

Kemudian di beberapa titik pasar di Lhokseumawe sebesar Rp84.750 per kilogram dan Rp60.250 per kilogram di Kota Meulaboh.

Ia menjelaskan beberapa pedagang menyatakan persediaan cabai merah mulai menipis dan pasokan yang diterima lebih sedikit dari biasanya.

Selain itu, para pedagang juga menyampaikan bahwa persediaan yang didapat berasal dari luar Aceh, yaitu Sumatera Utara.

Sedangkan, di Sumatera Utara pasokan cabai merah mulai menipis karena masa panen di sejumlah sentra produksi sudah habis.

“Masa panen cabai merah di Sumut diperkirakan baru akan dimulai di Agustus dengan masa puncak pada September, katanya.

Ia menambahkan produksi lokal cabai merah di Aceh juga terganggu akibat cuaca buruk, panasnya suhu udara, sering terembus angin dan kemarau telah menjadi ancaman terhadap pertumbuhan tanaman cabai

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

WHO: Wabah Ebola di Kongo Terbesar Sepanjang Sejarah

POPULARITAS.COM – Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menyatakan wabah...

Anggaran untuk rehabilitasi pertanian Aceh pascabencana belum disalurkan
News

Anggaran untuk rehabilitasi pertanian Aceh pascabencana belum disalurkan

POPULARITAS.COM – Menteri Pertanian Amran Sulaiman ungkapkan kekecewaannya di depan Gubernur Aceh...

EkonomiNews

Ada Potensi Penambahan Gas, BPMA dan Medco Optimalkan Dua Sumur WK A

POPULARITAS.COM – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama...

HukumNews

Nadiem Makarim, Jalani Sidang Banding Perdana

POPULARITAS.COM – Pengadilan Tinggi Jakarta menggelar sidang banding perdana mantan Menteri Pendidikan,...