Home Kriminalitas Kasus kekerasan pada siswa di Pidie Jaya, Bupati : tak bisa ditolerir dan akan ada tindakan tegas
Kriminalitas

Kasus kekerasan pada siswa di Pidie Jaya, Bupati : tak bisa ditolerir dan akan ada tindakan tegas

Share
Kasus kekerasan pada siswa di Pidie Jaya, Bupati : tak bisa ditolerir dan akan ada tindakan tegas
Bupati Pidie Jaya, Syibral Malasyi. FOTO : popularitas.com/Nurzahri
Share

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie Jaya Syibral Malaysi, menegaskan bahwa, dirinya akan mengambil tindakan tegas dan terukur, terkait dengan kasus kekerasan pada anak yang terjadi di SMPN 1 Bandar Baru. Baginya, tidak ada toleransi terhadap praktek dan tindakan-tindakan seperti itu.

Hal itu ditegaskan Syibral Malaysi dalam keterangannya sebagai respon atas terjadinya kasus kekerasan di SMPN 1 Bandar Baru yang dilakukan oleh pengajar di sekolah itu.

“Yang pertama ingin saya sampaikan, mengutuk keras peristiwa ini. Sebagai pimpinan daerah tentu akan ada tindakan tegas dan terukur,” katanya kepada popularitas.com, Rabu (27/8/2025) di Meureudu.

Diketahui, salah satu siswa di SMPN 1 Bandar Baru, alami kekerasan fisik yang dilakukan oleh salah satu guru di tempatnya belajar. Akibatnya, gendang telinga pelajar itu alami luka dan bahkan sempat dilakukan prosedur operasi di rumah sakit.

Masih kata bupati, dirinya tidak bisa mentolerir kasus-kasus kekerasan terhadap anak, apalagi hal itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang seharusnya ramah dan nyaman bagi anak. “Institusi pendidikan tidak boleh ada seperti itu,” sambungnya.

Untuk itu, dirinya meminta kepada seluruh jajaran pendidikan di Pidie Jaya, untuk mencegah segala bentuk dan tindakan-tindakan kekerasan terhadap anak. “Tidak boleh lagi ada kasus serupa. Ini harus jadi perhatian semua guru di daerah ini,” tandasnya.

Harusnya, pengelolaan pendidikan harus jadikan sekolah tempat yang ramah anak, institusi yang melindungi dan memberikan rasa aman dan nyaman saat para siswa mengenyam bangku sekolah.

“Kita ingin sekolah di Pidie Jaya menjadi tempat yang membahagiakan anak-anak, bukan membuat mereka takut. Kekerasan dalam bentuk apapun tidak bisa ditolerir,” ungkapnya.

Selaku pimpinan daerah, dia memastikan akan menghormati prosedur penanganan kasus kekerasan terhadap anak yang saat ini sedang ditangani pihak kepolisian. “Kasus ini sudah ditangani polisi. Kita hormati proses hukum yang sedang berlangsung,” tandasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
KriminalitasNews

Polisi Amankan Mobil Diduga Angkut 600 Liter Bio Solar Subsidi di Banda Aceh

POPULARITAS.COM –  Polisi mengamankan sebuah mobil Kia Travello yang diduga mengangkut sekitar...

KriminalitasNews

Diduga Curi 13 Mayam Emas Majikan, Seorang ART Ditangkap Polisi

POPULARITAS.COM – Polisi mengamankan NH (31), mantan Asisten Rumah Tangga (ART), yang...

KriminalitasNews

Setelah Kenal Lewat Instagram, Motor Mahasiswi ini Dibawa Kabur

POPULARITAS.COM – Seorang pria berinisial MM (20) diamankan polisi setelah diduga menggelapkan sepeda...

KriminalitasNews

Polresta Banda Aceh Tangkap Pelaku Sodomi Anak Dibawah Umur

POPULARITAS.COM – Polresta Banda Aceh menangkap pria asal Kabupaten Aceh Besar berinisial QZ...