Home News Kasus Tindak Kekerasan Terhadap Anak di Abdya Tahun 2025 Meningkat 62%
News

Kasus Tindak Kekerasan Terhadap Anak di Abdya Tahun 2025 Meningkat 62%

Share
Plt kepala DPMP4 Abdya, Jasmadi
Share

POPULARITAS.COM — Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMP4) Aceh Barat Daya (Abdya) mencatat ada peningkatan jumlah kasus tindak kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak serta pernikahan dini di Abdya.

Plt Kepala DPMP4 Abdya, Jasmadi, menyebutkan hingga akhir 2025, tercatat 29 kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak serta pernikahan dini di Abdya. Sedangkan untuk tahun2024 tercatat sebnyak 18 kasus atau naik sebesar 62%.

“Dari total 29 kasus tersebut, tiga di antaranya merupakan kasus pernikahan usia dini,” sebut Jasmadi, Jumat (9/1/2026).

Untuk itu, Jasmadi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap anak serta mencegah praktik pernikahan usia dini.

Plt Kepala DPMP4 Abdya, Jasmadi, menegaskan bahwa kekerasan terhadap anak masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian dan keterlibatan bersama.

“Kekerasan terhadap anak, baik fisik, psikis, seksual, maupun penelantaran, dapat menimbulkan trauma berkepanjangan dan berdampak buruk terhadap masa depan mereka,” ujar Jasmadi, Jumat (9/1/2026).

Selain kekerasan, tambahnya, DPMP4 Abdya juga menaruh perhatian serius terhadap tingginya risiko pernikahan usia anak.

Menurut Jasmadi, anak yang menikah terlalu dini umumnya belum siap secara emosional, pendidikan, maupun ekonomi, sehingga berpotensi menghambat kualitas hidup mereka di masa depan.

“Jangan paksakan mereka untuk nikah terlalu dini. Anak adalah aset masa depan bangsa, mereka harus dilindungi, agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung,” pintanya.

Ia mengimbau para orang tua, pendidik, serta masyarakat luas agar menerapkan pola asuh positif dengan pendekatan edukatif tanpa kekerasan.

“Masyarakat kita minta tidak ragu melaporkan, jika menemukan dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan sekitarnya,” pungkasnya.

Senada itu, kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DPMP4 Abdya, Julisna, menyampaikan, bahwa pihaknya terus melakukan upaya pencegahan melalui kegiatan sosialisasi, edukasi, serta penguatan layanan perlindungan anak.

Bahkan, katanya, DPMP4 Abdya juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat guna memastikan setiap laporan kekerasan terhadap anak dapat ditangani secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.

“Dengan komitmen bersama dan peran aktif seluruh elemen masyarakat, kami berharap kasus kekerasan terhadap anak dan pernikahan dini di Abdya dapat ditekan secara signifikan,” pungkasnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie
News

BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas  laporan...

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan
News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...