Home Ekonomi Kedalaman Pelabuhan Malahayati Belum Cukup Untuk Kegiatan Ekspor Skala Besar
EkonomiNews

Kedalaman Pelabuhan Malahayati Belum Cukup Untuk Kegiatan Ekspor Skala Besar

Share
Nilai Ekspor Aceh Meningkat 9,52 Persen Bulan September
Arsip Foto - Aktivitas bongkar-muat tanah pozzolan untuk diekspor ke Bangladesh di pelabuhan Pelindo 1 Cabang Malahayati, Aceh. (Antara/HO-Dokumentasi Pelindo I)
Share

POPULARITAS.COM – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I menyebutkan bahwa Pelabuhan Malahayati, telah memiliki kesiapan dalam melakukan kegiatan ekspor. Hanya saja, kedalaman pelabuhan ini  belum tercukupi, yakni hanya 8,2 meter.

Manajer Bisnis PT Pelindo Cabang Malahayati, Anthony menyebutkan, pihaknya telah mengajukan usulan agar dilakukan pegerukan kedalaman mencapai 12 meter. Karena, jika kedalamannya lebih dalam, maka kapal bisa mengangkut muatan hingga 50 ribu ton.

“Jadi, pozolan ini mereka hanya bisa mengangkut sekitar 22 ribu ton, itu mereka rugi, jadi mereka harus bisa mengangkut hingga 50 ribu ton baru mereka untung,” katanya dalam keterangannya, Rabu (6/10/2021).

Baca: Pansus TNKA DPRA Tinjau Kesiapan Pelabuhan Malahayati Ekspor Komoditas Aceh

Secara umum, kata Anthony, Pelabuhan Malahayati sudah siap melakukan ekspor- impor. Apalagi, kata dia, Pelabuhan Malahayati memiliki Humber Mobile Crane (HMC).

“Pelabuhan Malahayati, satu-satunya pelabuhan di Aceh yang memiliki HMC ini. Namun bulan lalu, HMC ini ini telah menjadi perdebatan di Pelindo, karena hasil produksinya tidak sesuai dengan biaya yang dikeluarkan,” ujarnya.

“Kami terbebani dengan adanya HMC ini, tapi kami ingin HMC ini tetap di sini. Karena, dengan adanya dia di sini, sebelumnya ada PT SPIL yang pernah membawa kargonya, namun sudah setop Agustus kemarin karena mengangkut kontainer kosong,” jelas Anthony.

Selain itu, dia juga menjelaskan, Pelabuhan Malahayati juga memiliki sekitar 7.000 meter persegi tempat penumpukan sementara (TPS) untuk peti kemas atau kontainer sebelum dilakukan pengapalan, yang juga telah memiliki izin dari Bea Cukai.

“Jadi pelabuhan Malahayati sudah siap untuk melakukan kegiatan ekspor,” jelasnya.

Selama ini, kata dia, Pelabuhan Malahayati juga telah melakukan kegiatan ekspor barang yang ada di Aceh, namun hanya jumlah kecil.

“Sekarang ini, yang sedang melakukan pengapalan sekitar 22 ribu ton itu kapal yang mengangkut pozolan atau bahan pembuat semen. Di Aceh, ada dua perusahaan yakni PT Samana dan PT Aceh Kiat Beutari yang melakukan pengapalan Pozolan di sini,” ujarnya.

PT Pelindo, kata Anthony, mendukung upaya kontainerisasi di Pelabuhan Malahayati bisa dilakukan. Sebelumnya, PT Pelindo juga telah mendatangkan kapal dengan muatan 70 box peti kemas.

“Biayanya kami gratiskan, tapi sangat disayangkan dua bulan kapalnya terduduk di sini tidak ada yang pakai. Jadi, jika ditanya apakah Pelindo siap atau Pelindo mendukung? kami mendukung, tapi kami tidak bisa begerak di luar pagar ini. Di luar itu yang perlu pegerakan ke kami (membawa barang ke pelabuhan),” katanya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Temui Abang Samalanga, Kapolda Aceh Bahas Sinergi Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan

POPULARITAS.COM – Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan bersilaturahmi dengan Ketua DPR Aceh...

Lihat aksi premanisme, warga Aceh bisa telp layanan 110
HukumNews

Polisi Terlibat Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan Dipecat

POPULARITAS.COM – Polda Aceh menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Briptu...

https://popularitas.com/berita/mawardi-nur-diusulkan-jadi-kepala-bpma-oleh-mualem-rekin-minta-tinjau-ulang/
News

Mawardi Nur diusulkan jadi Kepala BPMA oleh Mualem, Rekin Aceh minta tinjau ulang

POPULARITAS.COM – Pengusulan Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA oleh Gubernur Muzakir Manaf,...

Ziarah ke Makam Habib Bugak, Dirut Bank Aceh : Kita ingin semangat wakaf beliau jadi teladan
News

Ziarah ke Makam Habib Bugak, Dirut Bank Aceh : Kita ingin semangat wakaf beliau jadi teladan

POPULARITAS.COM – Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, gelar ziarah ke...