Home News Kemenpar-BI Perkuat Desa Wisata Ramah Muslim untuk Dorong Ekonomi Daerah
NewsWisata

Kemenpar-BI Perkuat Desa Wisata Ramah Muslim untuk Dorong Ekonomi Daerah

Share
Gampong Nusa, desawisata ramah muslim di Aceh. Foto : HO | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Kementerian Pariwisata bersama Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia (BI) memperkuat kapasitas pengelola desa wisata untuk meningkatkan daya saing pariwisata ramah Muslim di Indonesia.

Penguatan tersebut dilakukan melalui Bootcamp Peningkatan Kapasitas Desa Wisata Unggulan Ramah Muslim yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, pada 5-7 Agustus 2026 lalu.  Kegiatan ini diikuti 25 perwakilan desa wisata unggulan dari lima provinsi.

Kementerian Pariwisata Masruroh mengatakan desa wisata memiliki posisi strategis dalam pengembangan pariwisata berkualitas. Desa wisata menjadi ruang bagi wisatawan untuk berinteraksi langsung dengan budaya, alam, tradisi, dan kehidupan masyarakat lokal.

“Penguatan kapasitas pengelola desa wisata merupakan investasi penting untuk mewujudkan destinasi yang berkualitas, berdaya saing, dan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” kata Masruroh dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Menurut dia, pertumbuhan pasar wisatawan Muslim menjadi peluang strategis yang perlu diperkuat melalui pengembangan pariwisata ramah Muslim (PRM).

Program tersebut merupakan bagian dari Program Penguatan Pariwisata Ramah Muslim 2026 yang dirancang untuk mempercepat peningkatan kapasitas pengelola desa wisata dalam mengembangkan produk, layanan, dan tata kelola destinasi.

Sebanyak 25 desa wisata peserta berasal dari Aceh, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat. Kelima provinsi tersebut merupakan wilayah dengan capaian terbaik dalam Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025.

Dari 63 desa wisata potensial, sebanyak 25 desa dipilih melalui proses kurasi yang dilakukan tim kurator yang ditetapkan BI.

Produk dan paket wisata yang dinilai potensial juga didorong untuk masuk ke platform online travel agent (OTA) atau biro perjalanan daring.

Masruroh mengatakan pariwisata ramah Muslim tidak ditujukan untuk mengubah karakter atau identitas destinasi. Sebaliknya, pendekatan tersebut diarahkan untuk menyediakan layanan tambahan yang memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim dengan tetap mempertahankan budaya dan kearifan lokal.

“Nilai-nilai tersebut selaras dengan karakter pariwisata Indonesia yang menjunjung tinggi keramahan, kebersihan, kenyamanan, serta penghormatan terhadap keberagaman,” ujarnya.

Dorong ekonomi daerah

Deputi DEKS BI Dwi Putra Indrawan mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem pariwisata ramah Muslim nasional. Desa wisata, kata dia, menjadi salah satu simpul yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi tindak lanjut dan bentuk apresiasi terhadap lima provinsi dengan capaian terbaik dalam IMTI 2025. Pendampingan diarahkan agar desa wisata mampu mengembangkan produk yang lebih siap dipasarkan.

Dwi menegaskan pengembangan desa wisata diharapkan tidak berhenti pada pelatihan. Program tersebut akan diarahkan untuk berlanjut pada tahap implementasi, pendampingan, pemantauan, dan evaluasi secara berkelanjutan.

 

 

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Cut Nyak Dien, Pahlawan Perempuan yang Gigih Melawan Belanda

POPULARITAS.COM – Di bulan kemerdekaan ini, tidak ada salahnya kita mengingat dan...

News

Pemkab Aceh Besar Kerahkan Pompa Air-Sumur Bor Atasi Kekeringan Sawah

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, Aceh, mengerahkan mesin pompa air dan...

News

Kementan Ubah Aturan, Buruh Tani Bisa Dapat Traktor dan Alsintan

POPULARITAS.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) berencana mengubah regulasi terkait penyaluran bantuan alat...

EkonomiNews

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam Rp 30.000

POPULARITAS.COM – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Rabu (12/8/2026)...