Home News Kepsek Diultimatum Kadisdik, DPRA: Itu Bahasa Perusahaan, Bukan Lembaga Pendidikan
News

Kepsek Diultimatum Kadisdik, DPRA: Itu Bahasa Perusahaan, Bukan Lembaga Pendidikan

Share
Dewan Minta Tidak Pangkas Anggaran Dayah Selama Pandemi
Ketua Komisi VI DPR Aceh,Tgk H Irawan Abdullah, S.Ag
Share

POPULARITAS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menilai bahwa ultimanum Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri kepada kepala sekolah agar menyukseskan vaksinasi sangatlah tidak patut.

“Karena soal vaksin itu adalah soal kesadaran dan keyakinan seseorang untuk dilakukan proses vaksinasi,” kata Ketua Komisi VI DPRA, Irawan Abdullah, Senin (20/9/2021).

Irawan menjelaskan, pernyataan ultimanum vaksinasi kepada siswa yang dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Aceh itu adalah seperti bahasa perusahaan, bukan lembaga pendidikan.

Baca: Asisten II Pidie Jaya Ultimatum SKPK yang Belum Serahkan Dokumen Tender 2021

Seharusnya, kata Irawan, lembaga pendidikan memakai bahasa yang membina dan menuntun. Sehingga, peserta didik dan masyarakat menerima dengan baik.

“Sehingga nanti dengan penuh kesadaran dan keyakinan, semua pelajar-pelajar yang ada di Aceh karena pemahaman dan sosialisasi yang dilakukan dengan baik, akan tercapai keinginan bahwa bisa dicapai dilakukan vaksin secara menyeluruh,” ujarnya.

Irawan menyampaikan bahwa ada hal-hal lain yang jauh lebih penting daripada vaksinasi, yaitu bagaimana orang tua mengetahui kemampuan pendidikan anak-anak jauh lebih baik.

“Kita sangat menyadari ini adalah program pemerintah pusat yang harus disukseskan, tetapi bukan dengan bahasa-bahasa ultimatum,” tutur Irawan.

Komisi VI DPR Aceh, lanjut Irawan, sangat mendukung proses vaksinasi. Tetapi vaksinasi yang dilakukan dengan penuh kesadaran.

Vaksinasi tersebut, kata dia, seharusnya bukan hanya melibatkan elemen pelajar saja, tetapi juga ada wali-wali siswa-siswi yang ikut terlibat, meskipun pemahamannya ada yang berbeda-beda.

“Oleh karenanya kami mengajak Pemerintah Aceh dalam hal ini dinas pendidikan melakukan sosialisasi dengan baik dan dengan bahasa-bahasa yang jauh lebih sesuai dengan bahasa pendidikan bukan bahasa-bahasa perusahaan,” ujarnya.

Editor: dani

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mualem Intruksikan Distanbun Pacu Penanganan Petani Terdampak Bencana

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengarahkan Pelaksana Tugas Kepala Dinas...

News

Bupati Sibral Malasyi Tunjuk Rahmat Rizal Sebagai Plt Kadis Pertanahan Pidie Jaya

POPULARITAS.COM – Bupati Sibral Malasyi menunjuk Kepala Bagian Hukum Rahmat Rizal sebagai...

Ribuan ASN Pemrov Aceh akan dikirim ke Aceh Tamiang
News

Kemenag Pulihkan 776 Rumah Ibadah Lintas Agama Pascabencana Sumatera

POPULARITAS.COM – Kementerian Agama (Kemenag) memulihkan sedikitnya 776 rumah ibadah lintas agama...

NewsSyariat Islam

Plt. Sekda Lepas Kafilah Aceh Mengikuti MTQ Tingkat Nasional ke-31

POPULARITAS.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, secara resmi...