POPULARITAS.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya), Roni Guswandi, mengapresiasi kebijakan PT PLN (Persero) ULP Blangpidie yang menunda sementara penagihan serta pemutusan aliran listrik kepada pelanggan yang menunggak, selama periode Desember 2025 hingga Januari 2026.
Bahkan Roni menilai, kebijakan tersebut sangat membantu meringankan beban masyarakat dan pelaku usaha di Abdya, terutama pascapemadaman listrik berkepanjangan yang terjadi akibat dampak banjir besar yang melanda hampir seluruh wilayah di Provinsi Aceh.
“Kebijakan ini sangat membantu dan meringankan beban masyarakat, dan pelaku usaha yang sebelumnya terdampak pemadaman listrik hampir tiga pekan,” kata Roni Guswandi kepada Popularitas.com, Jumat (19/12/2025).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas PLN, yang telah bekerja keras di lapangan dalam proses pemulihan jaringan listrik pascabanjir. Menurutnya, upaya tersebut patut diapresiasi, karena dilakukan dalam kondisi cuaca dan medan yang tidak mudah.
“Kami mengapresiasi kerja keras seluruh petugas PLN, yang telah berjibaku melakukan pemulihan listrik pascabanjir. Berkat upaya mereka, kini pasokan listrik di Abdya, dan Aceh umumnya, sudah kembali normal,” ujar politisi Partai Gerindra tersebut.
Rony berharap, ke depan PLN terus meningkatkan keandalan jaringan listrik, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, agar pelayanan kepada pelanggan semakin optimal, khususnya dalam menghadapi kondisi darurat atau bencana alam.
“Tentu, kita sangat berharap, agar pasokan listrik di Abdya, dan Aceh pada umumnya, dapat terus menyala dan stabil, mengingat seluruh aktivitas masyarakat sangat bergantung pada ketersediaan listrik,” pungkasnya.











Leave a comment