Home News Legislator soroti kesenjangan fasilitas dan kualitas pendidikan antar sekolah di Banda Aceh
News

Legislator soroti kesenjangan fasilitas dan kualitas pendidikan antar sekolah di Banda Aceh

Share
Legislator soroti kesenjangan fasilitas dan kualitas pendidikan antar sekolah di Banda Aceh
Anggota DPRK Banda Aceh,Teuku Iqbal Johan. Foto : HO| Popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Anggota DPRK Banda Aceh,Teuku Iqbal Johan menyebutkan saat ini masih terdapat kesenjangan mengenai kualitas pendidikan, hingga infrastruktur antara satu sekolah dengan sekolah lainnya di Banda Aceh. Dia meminta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh supaya dapat segera membenahinya.

“Tak dapat dipungkiri jika saat ini masih ada kesenjangan fasilitas dan kualitas antar sekolah di Banda Aceh. Hal itu terlihat masih adanya sekolah favorit yang menjadi rebutan siswa dan orang tua,” kata Teuku Iqbal Johan, Selasa (22/7/2025).

Menurut politisi Partai NasDem ini, kondisi tersebut menyebabkan sebagian sekolah kurang diminati karena dianggap tidak memenuhi ekspektasi masyarakat, baik dari sisi fasilitas maupun mutu pengajaran.

“Ini hal yang sangat manusiawi. Karena orang tua siswa pasti mau yang terbaik untuk anak-anaknya. Oleh karena itu, kami harap pemerataan kualitas sekolah menjadi prioritas Pemko Banda Aceh ke depan,” ujarnya.

Iqbal menyebutkan, jika kualitas dan fasilitas sekolah sudah merata, maka program zonasi yang digulirkan pemerintah pusat dapat berjalan secara maksimal.

Dia menyakini dengan sistem zonasi yang ideal, orang tua akan lebih memilih sekolah terdekat dari rumah tanpa ragu akan kualitasnya.

“Kalau semua sekolah berkualitas sama, kepala sekolah juga tidak lagi dipusingkan dengan titipan-titipan siswa setiap tahun ajaran baru,” katanya.

Iqbal menambahkan, pemerataan kualitas pendidikan dan penerapan sistem zonasi yang baik juga akan membawa dampak positif lain, seperti mengurangi kemacetan di pagi hari akibat mobilisasi siswa antar kecamatan.

“Karena selama ini warga kecamatan A mengantar anaknya ke kecamatan B. Lalu yang dari kecamatan C ke kecamatan D, makanya macet setiap hari,” bebernya.

Iqbal juga menekankan, sistem zonasi memberikan rasa aman bagi orang tua karena anak-anak mereka bersekolah dekat dari rumah. Selain itu, produktivitas pegawai, baik ASN maupun swasta, juga akan meningkat karena tidak terganggu oleh urusan antar-jemput anak. “Produktivitas pegawai ASN dan swasta juga bisa meningkat, karena saat jam keluar kantor tidak harus menjemput anak,” tutupnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mualem Intruksikan Distanbun Pacu Penanganan Petani Terdampak Bencana

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengarahkan Pelaksana Tugas Kepala Dinas...

News

Bupati Sibral Malasyi Tunjuk Rahmat Rizal Sebagai Plt Kadis Pertanahan Pidie Jaya

POPULARITAS.COM – Bupati Sibral Malasyi menunjuk Kepala Bagian Hukum Rahmat Rizal sebagai...

Ribuan ASN Pemrov Aceh akan dikirim ke Aceh Tamiang
News

Kemenag Pulihkan 776 Rumah Ibadah Lintas Agama Pascabencana Sumatera

POPULARITAS.COM – Kementerian Agama (Kemenag) memulihkan sedikitnya 776 rumah ibadah lintas agama...

NewsSyariat Islam

Plt. Sekda Lepas Kafilah Aceh Mengikuti MTQ Tingkat Nasional ke-31

POPULARITAS.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, secara resmi...