Home Hukum Mantan Rektor Unaya dilaporkan ke Polda Aceh
Hukum

Mantan Rektor Unaya dilaporkan ke Polda Aceh

Share
Mantan Rektor Unaya dilaporkan ke Polda Aceh
Ketua Yayasan Abulyatama didampingi kuasa hukumnya saat melaporkan mantan rektor Unaya ke SPTK Polda Aceh, Selasa (25/3/2025). FOTO : HO Popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Mantan Rektor Universitas Abulyatama (Unaya) dilaporkan ke Polda Aceh. Pelaporan dilakukan oleh Ketua Umum Yayasan Abulyatama Rusli Muhammad yang didampingi kuasa hukumnya Fadjri, Ata Azhari, Hermanto, Murtadha, dan Astrid Miranti.

Pelaporan disampaikan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh, Selasa (25/3/2025). Ikut hadir pada saat melaporkan hal itu, Rektor Unaya, Nurlis Effendi.

Rusli Muhammad usai melaporkan kasus itu dalam keterangannya mengatakan, selain melaporkan mantan Rektor Unaya Agung Efriyo Hadi, pihaknya juga ikut melaporkan mantan Wakil Rektor Muhammad Rizky dan Wakil Dekan II FK Unaya Meidayani. “Perbuatan mereka sudah sangat brutal. Berupa penceraman nama baik dan lainnya. Jadi saya harus melaporkan hal ini ke polisi,” katanya.

Perbuatan yang dilakukan para pihak yang saya laporkan itu, usai dirinya melantik rektor dan wakil rektor baru. Nah, hingga saat ini perbuatan-perbuatan itu terus melakukan lakukan dan tak berhenti, sambungnya.

Rusli menceritakan, bahwa sehari setelah ia melantik rektor dan wakil rektor (tanggal 23 Februari 2025) para terlapor langsung bereaksi menentang kebijakan yayasan mengganti rektor dan wakil rektor. “Ternyata mereka tak menerima dicopot dari jabatannya. Lalu melakukan perlawanan,” kata Rusli.

Misalnya, Rusli menambahkan, mereka membuat pengumuman di kampus dan menyebutkan pelantikan rektor dan wakil rektor baru itu illegal dan liar serta tidak memiliki dasar hukum. “Lalu membuat selebaran-selebaran, serta berbagai provokasi untuk mendukung mereka,” katanya.

Padahal, kata Rusli, semua yang mereka sebuatkan itu adalah kebohongan. “Mereka membohongi dosen dan mahasiswa. Bahkan mengancam mencabut beasiswa KIP. Apa urusan mereka, itu kan beasiswa dari negara untuk mahasiswa,” katanya.

Secara terpisah, Nurlis membenarkan bahwa Yayasan Abyulyatama Aceh telah melaporkan para mantan pejabat itu ke Polda Aceh. “Ya benar. Semoga tidak ada intervensi untuk menekan penyidik,” kata Nurlis. 

Nurlis mendapat kabar bahwa ada anggota DPR-RI yang sibuk sekali menelepon pejabat di Polda Aceh untuk menghadang laporannya. “Ya saya dengar demikian. Jika benar-benar ada, pasti saya publikasi dan saya lawan. Semoga saja hukum tetap tegak lurus untuk kebenaran dan keadilan,” kata Nurlis lagi.

Nurlis menjelaskan, pelaporan polisi tersebut sebetulnya terbagi dalam tiga klaster pelaporan. “Untuk tahap awal yang berkaitan dengan pencemaran nama baik Pak Rusli Muhammad selaku Ketum Yayasan Abulyatama Aceh,” kata Nurlis.

Kemudian klaster kedua adalah kejahatan yang berkaitan dengan pelanggaran terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. “Ini hukumannya lebih berat, dan kasus ini juga akan segera kita laporkan ke Polda Aceh,” kata Nurlis.

Terakhir untuk kasus dalam klaster ketiga adalah yang berkaitan dengan pertanggungjawaban keuangan di rektorat dan yayasan yang lama. “Mereka harus mempertanggungjawabkan semuanya. Mereka sudah dua kali disomasi, namun tidak ditanggapi. Karena itu juga segera dilaporkab ke polisi,” kata Nurlis.

Mengenai bukti-bukti dari kasus-kasus tersebtu, Nurlis menjelaskan, juga sudah sangat banyak terkumpul. “Mereka sendiri yang rajin menyediakan bukti-bukti dari perbuatannya, seperti surat-surat, dan pembicaraan lewat whatsapp group, dan lain-lain. Apa sadar atau tidak bahwa semua itu terekam menjadi jejak perbuatannya,” kata Nurlis.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Polisi tangkap ‘oknum polisi’ kasus perampokan toko emas di Aceh Selatan, satu pucuk senjata api laras panjang diamankan
Hukum

Polisi tangkap ‘oknum polisi’ kasus perampokan toko emas di Aceh Selatan, satu pucuk senjata api laras panjang diamankan

POPULARITAS.COM – Polres Aceh Selatan dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh berhasil...

Bahas revisi UUPA, Ketua DPRA Zulfadhli temui Menko Yusril Ihza Mahendra
Hukum

Bahas revisi UUPA, Ketua DPRA Zulfadhli temui Menko Yusril Ihza Mahendra

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Jumat 17 Juli 2026, temui Menteri...

HukumNews

Lembaga Wali Nanggroe Evaluasi Implementasi MoU Helsinki

POPULARITAS.COM – Lembaga Wali Nanggroe (LWN) bersama Fakultas Hukum Universitas Samudra (Unsam)...

HukumNews

Seusai Tersangka, Keberadaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masih Misterius

POPULARITAS.COM – Keberadaan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie...