POPULARITAS.COM – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, resmi melantik Prof. Mujiburrahman, sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh periode 2026-2030. Pelantikan berlangsung di Lantai 2 Gedung Kementerian Agama, Banten, Kamis (6/8/2026), sekitar pukul 15.00 WIB.
Pelantikan tersebut mengakhiri status perpanjangan masa jabatan Prof. Mujiburrahman yang sebelumnya ditetapkan Menteri Agama melalui Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 048500/MA.KP.07/7/2026.
Sebelumnya, Kementerian Agama memperpanjang masa jabatan Prof. Mujiburrahman sebagai Rektor UIN Ar-Raniry terhitung mulai 28 Juli 2026 hingga ditetapkannya dan dilantiknya rektor definitif yang baru. Keputusan tersebut ditandatangani Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta pada 27 Juli 2026.
Pelantikan tersebut menjadi awal periode kedua kepemimpinan Mujiburrahman setelah sebelumnya menjabat sebagai Rektor UIN Ar-Raniry periode 2022–2026.
Pada periode kedua ini, Mujiburrahman membawa agenda lanjutan transformasi kelembagaan dengan target menjadikan UIN Ar-Raniry sebagai universitas berkelas dunia yang menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam.
Selama periode pertama kepemimpinannya, UIN Ar-Raniry mencatat sejumlah capaian, di antaranya meraih akreditasi institusi Unggul, peningkatan jumlah guru besar, bertambahnya publikasi ilmiah bereputasi internasional terindeks Scopus, penguatan tata kelola, serta pembangunan fasilitas pendukung akademik.
“Kepercayaan untuk melanjutkan kepemimpinan ini menjadi amanah untuk memperkuat transformasi UIN Ar-Raniry menuju perguruan tinggi yang semakin unggul dan berdaya saing,” demikian arah kepemimpinan Mujiburrahman pada periode keduanya.
Dalam periode 2026–2030, sejumlah program strategis disiapkan, mulai dari penguatan kualitas akademik, internasionalisasi perguruan tinggi, transformasi digital, pengembangan riset kolaboratif, hingga pembangunan kampus yang inklusif dan berkelanjutan.
Salah satu agenda utama adalah modernisasi infrastruktur kampus melalui proyek pembangunan yang didukung pendanaan Pinjaman/Hibah Luar Negeri (PHLN) 2026–2030. Program tersebut mencakup pembangunan Fakultas Kedokteran, Laboratorium Halal Science and Technology, Islamic Center dan Pusat Kajian Manuskrip, serta pembangunan masjid yang mendapat dukungan dari Pemerintah Uni Emirat Arab.
Selain penguatan fasilitas, UIN Ar-Raniry juga menargetkan peningkatan kerja sama internasional melalui penguatan International Office, penambahan mahasiswa asing, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan layanan digital kampus.
Di bidang akademik, kampus tersebut akan fokus mempertahankan predikat akreditasi Unggul, mendorong akreditasi internasional program studi, memperkuat Ma’had Jami’ah, lembaga bahasa, pusat moderasi beragama, serta meningkatkan kompetensi lulusan melalui sertifikasi profesi.
Dengan pelantikan yang berlangsung pada Kamis (6/8/2026), Prof. Mujiburrahman kini resmi memimpin UIN Ar-Raniry Banda Aceh berdasarkan keputusan definitif Menteri Agama.
Selain Prof. Mujiburrahman, Menteri Agama juga melantik tiga rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) lainnya dalam agenda yang sama di Kementerian Agama.









Leave a comment