Home Kesehatan Mengoles bekas gigitan kutu busuk dengan pasta gigi bisa sebabkan iritasi
KesehatanNews

Mengoles bekas gigitan kutu busuk dengan pasta gigi bisa sebabkan iritasi

Share
Mengoles bekas gigitan kutu busuk dengan pasta gigi bisa sebabkan iritasi
Kutu busuk terlihat di sela-sela sofa, di L'Hay-les-Roses, dekat Paris, Prancis, 29 September 2023. (REUTERS/Stephanie Lecocq/as)
Share

POPULARITAS.COM – Sebagian masyarakat, kerap oleskan pasta gigi pada bekas gigitan kutu busuk. Namun, tindakan tersebut bisa berbahaya dan berdampak jika seseorang miliki kulit sensitif.

Hal tersebut disampaikan oleh Dokter spesialis kulit dan kelamin (SpKK) Dr. dr I Gusti Nyoman Darmaputra, dalam keterangannya dilaman Antara, Selasa (21/11/2023) di Jakarta.

“Mengoles pasta gigi pada bekas gigitan kutu busuk tidak disarankan. Dampaknya bisa iritas pada sebagian orang pemilik kulit sensitif,” katanya.

Darma menjelaskan, ketika seseorang mengoleskan pasta gigi ke permukaan kulit bekas gigitan kutu busuk, rasa gatal terasa berkurang, padahal hal tersebut terjadi karena iritasi.

“Jadi terasa panas begitu, akhirnya terasa hilang gatalnya, tetapi malah menimbulkan masalah yang berikutnya,” kata Darma.

Terlebih, jika kulit tersebut dioleskan pasta gigi dalam keadaan terluka akibat gigitan kutu busuk. Hal tersebut dapat mengakibatkan infeksi lainnya apabila diberikan bahan-bahan yang tidak steril.

Oleh karena itu, Darma menjelaskan langkah-langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan apabila seseorang tergigit oleh kutu busuk.

“Pertama, kalau memang ada gatal atau tanda-tanda gigitan, bersihkan. Idealnya, cukup dengan air dan sabun,” ujar Darma.

Lebih lanjut, ucap Darma, apabila terdapat tanda-tanda inflamasi atau radang di daerah gigitan, maka sebaiknya menggunakan salep anti-radang atau kortikosteroid. Obat tersebut dapat diperoleh dengan menggunakan resep dari dokter.

“Kemudian, kalau memang gatalnya keras sekali, itu butuh minum obat antihistamin untuk mengurangi gatalnya. Itu label K, artinya harus dalam resep dokter,” ujar Darma.

Pernyataan tersebut ia sampaikan terkait dengan wabah kutu busuk yang menyerang sejumlah negara, seperti Prancis, Korea Selatan, dan Singapura.

Darma berpesan, apabila seseorang menemukan tanda-tanda gigitan disertai dengan bentol yang bertambah merah, gatal, dan meluas, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. “Usahakan, sewaktu muncul harus diobati,” kata Darma.

Editor : Hendro Saky

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Bareskrim Bongkar Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia di Perairan Riau

POPULARITAS.COM – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil mengungkap peredaran...

EkonomiNews

Menteri ESDM Setujui POD I Tangkulo, Proyek Gas Raksasa South Andaman Mulai Dikembangkan

POPULARITAS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyetujui...

News

Dana Masuk, Lima Dapur MBG di Abdya Kembali Beroperasi

POPULARITAS.COM – Lima dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi...

News

Tertimbun Longsor, Penambang Emas di Aceh Jaya Meninggal

POPULARITAS.COM – Tiga penambang emas ilegal meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka...