Home Internasional Militer Israel tembaki pengungsi Palestina, 17 tewas dan puluhan terluka
Internasional

Militer Israel tembaki pengungsi Palestina, 17 tewas dan puluhan terluka

Share
Pasukan Israel klaim tewaskan Kepala Brigade Mujahidin Palestina As’ad Abu Sharaiya
Foto yang dirilis Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada 1 Januari 2024 ini memperlihatkan pasukan Israel melakukan operasi militer di Jalur Gaza. (IDF/HO via Xinhua)
Share

POPULARITAS.COM – Militer Israel kembali bantai warga Palestina. Kali ini, tentara Yahudi itu melakukan aksi brutal dengan menembaki orang-orang Palestina di lokasi distribusi bantuan. Akibatnya, 17 orang meregang nyawa dan puluhan lainnya terluka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Peristiwa itu terjadi di lokasi distribusi bantuan yang dikelola oleh kelompok kemanusiaan asa Amerika Serikat, GHF.

Petugas medis mengatakan para korban dilarikan ke 2 rumah sakit, Rumah Sakit Al-Awda di kamp Nuseirat di Gaza tengah, dan Al-Quds di utara Kota Gaza. Militer Israel mengatakan pasukannya melepaskan tembakan peringatan ke tersangka, yang dianggap dapat dan menimbulkan ancaman bagi pasukan mereka. Sebelumnya mereka menuduh militan Hamas sengaja mengganggu distribusi bantuan.

“Insiden ini terjadi beberapa jam sebelum kami memulai operasi di luar lokasi distribusi kami,” kata Yayasan Kemanusiaan Gaza GHF dalam sebuah pernyataan seperti dialnsir dari Reuters, Rabu (11/6/2025).

GHF sebelumnya mengatakan bantuan dibagikan pada tiga lokasi di Gaza selatan dan tengah tanpa insiden. GHF pun mulai mendistribusikan paket makanan di Gaza pada akhir Mei, dengan model distribusi baru yang menurut PBB tidak memihak.

Tentara Israel memperingatkan warga Palestina untuk tidak mendekati rute yang mengarah ke lokasi GHF antara pukul 18.00 dan 06.00 waktu setempat. Mereka pun memberlakukan jalan-jalan ini sebagai zona militer tertutup.

“Hari demi hari, korban dan sejumlah orang terluka dilaporkan di titik-titik distribusi yang diawaki oleh Israel dan perusahaan keamanan swasta,” tulis Kepala Badan Pengungsi Palestina PBB Philippe Lazzarini di media sosialnya.

“Sistem yang memalukan ini terus memaksa ribuan orang yang lapar dan putus asa untuk berjalan puluhan mil, mengabaikan mereka yang renta dan tinggal terlalu jauh,” katanya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Internasional

Iran dan Amerika kembali saling serang, harga minyak naik 1 persen

POPULARITAS.COM – Situasi di Iran tan kunjung membaik. Dampaknya pun kian terasa,...

Sebut Iran kembangkan Nuklir, Peru putuskan hubungan diplomatik dengan Iran
Internasional

Sebut Iran kembangkan Nuklir, Peru putuskan hubungan diplomatik dengan Iran

POPULARITAS.COM – Peru menuding Iran kembangkan Nuklir dan tidak bersedia bekerja sama...

InternasionalNews

Badan Intelijen Ukraina Ungkap Identitas 8 WNI yang Jadi Tentara Rusia

Badan Intelijen Ukraina Ungkap Identitas 8 WNI yang Jadi Tentara Rusia POPULARITAS.COM...

InternasionalNews

Usai Jual Ganja, Nenek 101 Tahun Ini Dibebaskan karena Terlalu Tua

POPULARITAS.COM – Seorang perempuan berusia 101 tahun ditangkap di Nigeria karena diduga...