Home Internasional Pangeran Andrew Panik Saat Tahu Skandalnya dengan Epstein Diburu Media
InternasionalNews

Pangeran Andrew Panik Saat Tahu Skandalnya dengan Epstein Diburu Media

Share
Pangeran Andrew
Share

POPULARITAS.COM – Dokumen-dokumen dari terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein yang baru dirilis mengungkap percakapan email antara dirinya dan Ghislaine Maxwell dengan mantan Pangeran Andrew Mountbatten-Windsor.

Dokumen yang dirilis pada Rabu (12/11/2025) tersebut juga mencatut nama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, sebagaimana dilansir BBC.

Pada Maret 2011, saat pertama kali diperingatkan bahwa sebuah surat kabar Inggris akan memuat laporan tentang skandal itu, Andrew mengirim email kepada Epstein dan Maxwell. “Ada apa ini? Saya tidak tahu apa-apa tentang ini! Kamu harus bilang. Ini tidak ada hubungannya dengan saya. Saya tidak tahan lagi dengan ini,” tulis Andrew.

Pada 6 Maret 2011, hari ketika berita dari Mail on Sunday diterbitkan, Epstein mengirim email kepada sang pangeran.

“Anda baik-baik saja? Kisah-kisah ini hanyalah fantasi belaka,” tulis Epstein.

Penyelidikan Kongres AS Rilis terbaru ini muncul setelah Andrew diminta oleh Partai Demokrat di Kongres AS untuk menjawab pertanyaan sebagai bagian dari penyelidikan Epstein.

Anggota Komite Pengawasan DPR dari Partai Demokrat, Suhas Subramanyam, mengatakan kepada BBC bahwa Andrew belum merespons undangan Komite.  Dia menyebut mantan pangeran itu tidak harus naik pesawat untuk bersaksi, sebab dia bisa melakukannya dari jarak jauh.

Andrew sendiri juga membantah tuduhan Virginia Giuffre, salah satu korban dalam pusaran kasus Epstein. Giuffre mengeklaim Andrew berhubungan seks dengannya sebanyak tiga kali saat Giuffre masih remaja.

Andrew mencapai penyelesaian di luar pengadilan dengan Giuffre pada 2022 dan dia dicopot dari semua gelar kerajaannya. Terbaru, Raja Charles III mencabut semua gelar dan kehormatan kerajaan yang tersisa dari adiknya, Pangeran Andrew, serta memerintahkannya untuk meninggalkan kediaman resminya di Royal Lodge.

Keputusan ini diumumkan pada 30 Oktober 2025 setelah meningkatnya tekanan publik terkait hubungan Andrew dengan Epstein. Dalam pernyataannya, Istana Buckingham menyebut Raja Charles telah memulai proses resmi untuk mencabut gelar, dan kehormatan milik Pangeran Andrew, sebagaimana dilansir Associated Press.

Tiga email dari aset Epstein, yang dirilis oleh anggota Partai Demokrat, menunjukkan Trump disebutkan beberapa kali oleh Epstein kepada Maxwell. Satu email April 2011 mengeklaim Trump menghabiskan waktu berjam-jam di rumah Epstein dengan Giuffre.

“Saya ingin Anda menyadari bahwa anjing yang tidak menggonggong adalah Trump. (Korban) menghabiskan waktu berjam-jam di rumah saya bersamanya,” tulis Epstein. Di sisi lain, Gedung Putih membantah dan menyatakan bahwa Giuffre berulang kali mengatakan Trump sama sekali tidak terlibat dalam kesalahan apa pun.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

News

Dasco Mengaku Baru Dengar Kejagung Geledah Kantor BGN

POPULARITAS.COM – Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco...