Home Ekonomi Pelaku UMKM di Aceh Kembangkan Bisnis Konsenrat Kopi
EkonomiNews

Pelaku UMKM di Aceh Kembangkan Bisnis Konsenrat Kopi

Share
Ilustrasi.
Share

POPULARITAS.COM – Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Banda Aceh mengembangkan konsentrat kopi guna memudahkan penikmat kopi menyeruput minuman mengandung kafein tersebut

“Pengembangan konsentrat kopi ini sudah kami lakukan sejak setahun terakhir. Peminatnya lumayan banyak,” kata Teuku Budi Hermawan, seperti dilansir laman antara, Rabu (15/9/2021).

Pemilik merek usaha Tone Gayo Beans Coffe ini mengatakan pengembangan konsentrat memudahkan peminum kopi meminumnya. Konsentrat tersebut ibarat sirup yang dicampur air.

Menurut Teuku Budi Hermawan, pengembangan konsentrak kopi tersebut berawal dari tantangan Wakil Ketua DPR Aceh 2014-2019 T Irwan Djohan. Ketika itu, politisi Partai Nasdem membawa pulang konsentrat kopi dari perjalanannya di Provinsi Sumatera Utara.

“Saat itu, kami melihat minum kopi yang tidak ribet dengan konsentrat. Konsentrat dituangkan dalam gelas, lalu dicampur air, baik panas maupun dingin. Tidak perlu seduh, dan bisa langsung diminum seperti biasa,” katanya.

Ia mengatakan membuat konsentrat kopi bukanlah perkara mudah. Membuat konsentrat kopi membutuhkan waktu dan rasio perbandingan air dengan bubuk kopi.

“Kami menggunakan kopi arabica gayo karena aromanya yang khas. Apalagi arabica gayo merupakan kopi terbaik di dunia. Jenis kopi lainnya, biasa saja, tergantung peminatnya,” kata alumni SMA Negeri Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan tersebut.

Ia menjelaskan, sekali membuat konsentrat kopi menghabiskan delapan liter air dengan satu setengah kilogram kopi. Untuk membuatnya membutuhkan waktu 24 jam.

Konsentrat ini merupakan inti kopi yang diseduh. Antara air dan ada rasio, kopi yang dihasilkan benar-benar inti kopi. Penyeduhan bukan sembarangan, ada perlakuan khusus,” katanya.

Sebotol konsentrat kopi yang dijualnya dengan ukuran 250 mililiter. Dengan konsentrat sebanyak itu bisa menghasilkan empat cangkir kopi siap minum.

“Sebotol konsentrat ukuran 250 mili liter dijual Rp40 ribu. Dengan konsentrat ini, waktu meminum kopi tidak terbuang banyak. Cara minumnya lebih praktis, sama seperti sirup,” ujarnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

News

Dasco Mengaku Baru Dengar Kejagung Geledah Kantor BGN

POPULARITAS.COM – Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco...