Home News Pemerhati anak kritik larangan bawa lato-lato bagi siswa Bireuen
News

Pemerhati anak kritik larangan bawa lato-lato bagi siswa Bireuen

Share
Pemerhati anak kritik larangan bawa lato-lato bagi siswa Bireuen
Firdaus D. Nyak Idin. Foto: Ist
Share

POPULARITAS.COM – Pemerhati Isu Perlindungan Anak, Firdaus Nyak Idin mengkritik kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bireuen yang melarang para siswa di daerah itu membawa lato-lato ke lingkungan sekolah.

“Menurut saya larangan ini kurang bijak karena sifatnya sangat reaktif dan dibuat hanya berdasarkan asumsi negatif bahwa lato-lato itu berisiko. Kalau hanya berdasarkan asumsi negatif, pensil dan pulpen pun juga bisa mencederai,” kata Firdaus Nyak Idin, Selasa (10/1/2023).

Firdaus tak menampik jika Disdikbud Bireuen maupun sekolah berhak mengeluarkan larangan apapun yang diasumsikan dapat mencederai. Tetapi akan lebih bijak apabila Disdikbud melakukan diskusi dulu dengan kelompok anak seperti forum anak, osis dan lain-lain.

“Sehingga kebijakan yang dikeluarkan sudah mendengarkan dan menerima masukan dari anak,” ucap Firdaus Nyak Idin.

Padahal, tambah dia, permainan lato-lato juga punya nilai positif seperti keterampilan dan bahkan dapat menghilangkan ketergantungan pada handphone, asalkan pengguna permainan lato-lato tersebut diarahkan dan dibimbing agar tak mencederai.

“Saran saya Disdikbud Bireuen tidak mengeluarkan kebijakan yang sepihak. Ajak diskusi Dinas Perlindungan Anak, ajak forum anak, ajak juga psikolog anak, dan lain-lain,” kata Firdaus Nyak Idin.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) melarang para siswa di daerah setempat untuk membawa lato-lato ke lingkungan sekolah.

Larangan tersebut dituangkan dalam surat bernomor 425.1/114 tertanggal 9 Januari 2023 yang ditandatangani Kepala Disdikbud Bireuen, Muhammad Al Muttaqin.

Dikutip popularitas.com, Selasa (10/1/2023), surat tersebut ditujukan kepada Kepala UPTD TK, SD, SMP baik negeri maupun swasta dalam Kabupaten Bireuen.

Baca: Siswa di Bireuen dilarang bawa lato-lato ke sekolah

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
KesehatanNews

Kemenkes Ingatkan Bahaya Asap Karhutla, Anak-anak dan Ibu Hamil Rentan Terdampak

POPULARITAS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan...

NewsSepakbola

Persiraja Ditahan Imbang di Kandang

POPULARITAS.COM – Persiraja Banda Aceh harus puas berbagi poin setelah bermain imbang...

News

Sekjen PBB António Guterres Tiba di Indonesia untuk Bahas Isu Global

POPULARITAS.COM – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), António Guterres, tiba di...

News

Soroti Polemik Jilbab di Azerbaijan, Pengamat Ungkap Potensi Ekonomi Busana Muslim

POPULARITAS.COM – Industri jilbab dan busana Muslim atau modest fashion dinilai memiliki...