Home Kesehatan Pendapatan Berkurang, RSUD Nagan Raya Tertunggak Utang Rp 18 Miliar
KesehatanNews

Pendapatan Berkurang, RSUD Nagan Raya Tertunggak Utang Rp 18 Miliar

Share
Share

POPULARITAS.COM – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh, hingga awal Februari 2021 menunggak utang mencapai Rp18 miliar akibat pandemi COVID-19.

“Mengapa kami bisa menunggak utang sebesar Rp18 miliar, karena pendapatan di rumah sakit selama pandemi berkurang, ini terjadi akibat berkurangya pasien yang berobat ke rumah sakit,” kata Direktur RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya Aceh drg Doni Asrin seperti dilansir laman Antara, Jumat (5/2/2021).

Ia menjelaskan, tunggakan tersebut terjadi karena selama pandemi pada tahun 2020 lalu telah menyebabkan pendapatan di rumah sakit milik pemerintah daerah setempat mengalami penurunan mencapai Rp2 miliar per bulan.

Padahal sebelum pandemi, kata dia, pendapatan rata-rata di rumah sakit setempat sebelumnya mencapai Rp4,5 miliar hingga Rp5 miliar setiap bulannya.

Doni Asrin menjelaskan, meningkatnya utang manajemen rumah sakit setempat karena disebabkan banyaknya biaya belanja yang harus dikeluarkan pihak rumah sakit, untuk menjalankan operasional.

Termasuk diantaranya untuk membeli obat-obatan, bahan habis pakai, serta aneka belanja lainnya.

Sementara jumlah pasien yang berobat di rumah sakit selama tahun 2020, justru mengalami penurunan tajam, kata dia.

Meski pun demikian, kata Doni Asrin, pihaknya yakin pada tahun 2021 ini pendapatan rumah sakit setempat akan kembali mengalami peningkatan dan utang dapat diseimbangkan dengan pendapatan.

Selain adanya utang mencapai Rp18 miliar hingga awal tahun ini, ia juga mengakui saat ini terdapat piutang rumah sakit setempat pada pihak ketiga sebesar Rp5 miliar yang belum dibayarkan.

“Sehingga piutang sebesar Rp5 miliar ini juga menyebabkan pembengkakan utang di rumah sakit,” katanya menambahkan.

“Termasuk biaya obat-obatan, sampai saat ini pihak distributor obat masih mempercayai kita. Karena obatnya tetap kita bayar meski kita cicil,” kata Doni Asrin menegaskan.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...

News

Bupati Pidie Alokasikan Anggaran Rp125,6 M Untuk Gaji Tenaga PPPK-PW

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie, telah mengalokasikan anggaran dana sebesar ratusan miliar rupiah...

EdukasiNews

Peringati Hardikda Aceh, Rektor USK Tegaskan Pendidikan Bukan Hanya Mengejar Angka dan Prestasi

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Mirza Tabrani, mengingatkan agar pendidikan...

News

Serapan TKD Bencana Sangat Rendah, Bupati Pidie Jaya Murka

POPULARITAS.COM – Serapan anggaran recovery pasca bencana Hidrometeorologi Pidie Jaya bersumber dana...