Home News Pewarta Foto Indonesia pamerkan karya bertajuk “Reumeh” pada peringatan 18 tahun Tsunami Aceh
News

Pewarta Foto Indonesia pamerkan karya bertajuk “Reumeh” pada peringatan 18 tahun Tsunami Aceh

Share
Pewarta Foto Indonesia pamerkan karya bertajuk “Reumeh” pada peringatan 18 tahun Tsunami Aceh
Kompleks Museum Aceh, lokasi pelaksanaan pameran foto peringati 18 tahun gempa dan tsunami Aceh. Foto: Ist
Share

POPULARITAS.COM – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh mempersembahkan karyanya melalui pameran bertajuk “Reumeh” di Kompleks Museum Aceh, Kota Banda Aceh, 25-27 Desember 2022.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dihelat setiap menjelang peringatan tsunami Aceh.

Pameran foto ini mulai dibuka pada Minggu, 25 Desember 2022, pukul 16.00 WIB. Sedangkan pada 26-27 Desember sejak pukul 09.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Ketua PFI Aceh, Bedu Saini menjelaskan, pihaknya saban tahun menyelenggarakan pameran foto dengan tema yang berbeda. Tahun lalu, PFI Aceh mengusung tema “Tsunami Pandemi”.

“Reumeh ini menceritakan budaya masyarakat Aceh yang ramah, serta pesona Aceh yang menawan pasca-bencana dahsyat pada 2004 silam. Tema ini juga merefleksikan kebangkitan masyarakat Aceh dari musibah tsunami dan pandemi Covid-19,” ujar Bedu, Minggu (25/12/2022).

PFI Aceh sebagai lembaga yang menaungi jurnalis foto berperan melindungi hak cipta dan merasa bertanggung jawab mengedukasi, mentransfer informasi dan memberikan pengetahuan bagi masyarakat umum dalam berbagai bentuk program kegiatan.

“Pameran ini melibatkan anggota PFI Aceh yang ikut merekam peristiwa atau proses transformasi yang terjadi dari tahun ke tahun ke arah yang menggembirakan. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi semua elemen masyarakat Aceh, khususnya wisatawan yang berkunjung ke Tanah Rencong,” sebut fotografer senior tersebut.

Ketua Panitia Pameran Foto “Reumeh”, Riska Munawarah mengatakan ada 57 foto yang dipajang di bawah Rumoh Aceh.

“Jumlah karya yang dipamerkan nanti ada 57 foto, yang di antaranya 39 foto tunggal dan 3 foto story. Foto-foto tersebut merupakan karya anggota PFI Aceh yang tersebar di sejumlah kabupaten kota,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Pewarta Foto Indonesia (PFI) merupakan organisasi profesi non-profit yang lahir saat era reformasi 1998 di Indonesia. PFI memiliki lebih dari 800 anggota dari ratusan media, mulai dari Aceh hingga Papua.

PFI juga sudah memiliki akta organisasi yang tercatat resmi di Kementerian Hukum dan HAM dan telah diakui negara dengan terverifikasi oleh Dewan Pers bersama tiga organisasi pers lainnya yaitu AJI, IJTI, dan PWI.

PFI berdiri dengan tujuan untuk memperjuangkan hak publik atas informasi dan kebebasan pers. Selain itu, PFI juga bertugas memajukan dan melindungi kepentingan pewarta foto dalam membuat karya jurnalistik, serta memperkokoh pelaksanaan UU Pers No 40 tahun 1999 dan mengikuti peraturan Dewan Pers termasuk Kode Etik Jurnalistik.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...

News

Bupati Pidie Alokasikan Anggaran Rp125,6 M Untuk Gaji Tenaga PPPK-PW

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie, telah mengalokasikan anggaran dana sebesar ratusan miliar rupiah...

EdukasiNews

Peringati Hardikda Aceh, Rektor USK Tegaskan Pendidikan Bukan Hanya Mengejar Angka dan Prestasi

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Mirza Tabrani, mengingatkan agar pendidikan...

News

Serapan TKD Bencana Sangat Rendah, Bupati Pidie Jaya Murka

POPULARITAS.COM – Serapan anggaran recovery pasca bencana Hidrometeorologi Pidie Jaya bersumber dana...