Home News Polres Bengkulu tidak izinkan massa tidur di depan kantor gubernur
News

Polres Bengkulu tidak izinkan massa tidur di depan kantor gubernur

Share
Polres Bengkulu tidak izinkan massa tidur di depan kantor gubernur
Ratusan mahasiswa dan masyarakat peserta demonstrasi yang masih bertahan di depan Kantor Gubernur Bengkulu, di Bengkulu, Senin. ANTARA/Anggi Mayasari
Share

POPULARITAS.COM – Polisi tidak mengizinkan ratusan peserta unjuk rasa dari Koalisi Selamatkan Pesisir Barat Sumatera, Provinsi Bengkulu, bermalam di depan Kantor Gubernur Bengkulu dengan misi meminta pemerintah setempat mencabut izin tambang pasir besi di Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu milik PT Faming Levto Bakti Abadi (FLBA).

Perwakilan Wahana Lingkungan Hidup Bengkulu, M Frengky Wijaya mengatakan, masyarakat dan mahasiswa tetap ingin bertahan di depan kantor gubernur hingga tuntutannya dipenuhi.

Namun, setelah bernegosiasi dengan Kepala Polisi Resort Bengkulu, AKBP Andy D Cahyo, polisi tetap tidak mengizinkan karena demonstrasi memiliki batas waktu.

“Kami telah bernegosiasi dengan kepala Polres Bengkulu terkait keinginan masyarakat yang ingin tetap bertahan dan bermalam di depan Kantor Gubernur Bengkulu,” kata Wijaya, Senin (4/7/2022).

Saat ini mahasiswa dan masyarakat dari enam desa di Kabupaten Seluma mencari satu lokasi untuk dapat tinggal sementara waktu agar dapat melanjutkan aksi lanjutan pada Selasa (5/07/2022).

Ia menjelaskan, mahasiswa dan masyarakat akan terus mengadakan aksi lanjutan hingga dapat bertemu dengan unsur pimpinan kepala daerah agar dapat memberikan keputusan untuk memenuhi tuntutan masyarakat.

“Kami akan tetap mengadakan aksi hingga unsur pimpinan yang dapat memberikan keputusan dan memenuhi tuntutan masyarakat sebab Gubernur, Wakil Gubernur dam Sekretaris Daerah saat ini tidak ada di tempat,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan masyarakat Desa Pasar Seluma Kabupaten Seluma, Agustian, yang mengatakan, masyarakat ingin menginap di depan kantor gubernur.

“Kami pastikan bahwa aksi ini akan berlanjut hingga besok dan dengan massa yang lebih banyak lagi hingga mendapatkan hasil yang kami inginkan. Kami sangat menolak beroperasinya tambang besi di Kabupaten Seluma,” katanya. (ANT)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...

News

Bupati Pidie Alokasikan Anggaran Rp125,6 M Untuk Gaji Tenaga PPPK-PW

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie, telah mengalokasikan anggaran dana sebesar ratusan miliar rupiah...

EdukasiNews

Peringati Hardikda Aceh, Rektor USK Tegaskan Pendidikan Bukan Hanya Mengejar Angka dan Prestasi

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Mirza Tabrani, mengingatkan agar pendidikan...

News

Serapan TKD Bencana Sangat Rendah, Bupati Pidie Jaya Murka

POPULARITAS.COM – Serapan anggaran recovery pasca bencana Hidrometeorologi Pidie Jaya bersumber dana...