POPULARITAS.COM – Li Shuangyong, pria berusia 41 tahun asal Provinsi Shandong, China, berhasil mencatatkan rekor dunia setelah berlari maraton penuh sejauh 42,195 kilometer setiap hari selama 372 hari berturut-turut.
Li tidak berencana berhenti dalam waktu dekat. Setelah berhasil melewati rekor sebelumnya, dia justru menargetkan untuk berlari maraton setiap hari hingga Tahun Baru.
Li mulai menekuni olahraga lari sekitar lima tahun lalu setelah menghadapi masalah bisnis dan berakhirnya pernikahan. Dia kemudian membangun rutinitas latihan yang ketat hingga akhirnya dikenal luas melalui media sosial.
Dalam tantangan terbarunya, Li melakukan perjalanan melintasi berbagai kota di China sambil menyelesaikan jarak maraton penuh setiap hari. Perjalanan tersebut dimulai sekitar setahun lalu dari kampung halamannya di Heze, Shandong.
Li memiliki target ambisius untuk berlari melintasi 34 wilayah administratif tingkat provinsi di China dengan mengunjungi kota baru hampir setiap hari.
Selama perjalanan, Li melakukan siaran langsung dan telah melewati lebih dari 300 kota dengan total jarak tempuh lebih dari 15.000 kilometer. Dia juga mengikuti sejumlah lomba maraton resmi di Suizhou, Changsha, Hangzhou, Nanjing, dan kota lainnya.
“Saya sudah berlari selama lima tahun dan setiap orang biasa memiliki kesempatan untuk mencapai sesuatu yang luar biasa. Syaratnya, Anda harus bertekad, menetapkan tujuan, mempertahankan impian, dan terus berusaha,” ungkap Li kepada South China Morning Post.
Rekor dunia tersebut diberikan Guinness World Records kepada Li pada 9 Agustus 2026 di Jinan, Provinsi Shandong. Dia menyelesaikan hari ke-372 larinya di hadapan sesama pelari sekaligus memecahkan rekor 366 hari yang sebelumnya dicatat atlet Brasil, Hugo Farias, pada 2023.
Setelah memecahkan rekor di Xinjiang, Li tetap melanjutkan tantangannya hingga kembali ke Shandong untuk menghadiri seremoni verifikasi resmi.
Perjalanan tersebut tidak selalu berjalan mulus. Ketika kapalan pada kakinya terasa sakit, Li kerap berhenti di tempat perawatan kaki setempat untuk mendapatkan penanganan sebelum kembali berlari.
Dia juga mengatasi kelelahan dengan mengonsumsi sekitar 2 liter teh dingin dan minuman elektrolit.
Pemeriksaan kesehatan terbaru menunjukkan kadar kreatinin dalam tubuh Li sedikit meningkat. Namun, dia meyakini kondisi kesehatannya tetap stabil karena mampu menjaga kecepatan lari secara terkontrol.
Rutinitas latihan Li terinspirasi dari karakter Saitama dalam manga Jepang populer One-Punch Man, menurut laporan MK.
Sejak 24 Agustus 2021, Li menjalani latihan selama 1.000 hari berturut-turut dengan meniru rutinitas Saitama dalam manga tersebut. Latihan itu terdiri atas 100 push-up, 100 sit-up, 100 squat, dan lari sejauh 10 kilometer.
Pria asal Shandong itu merekam latihannya dan mengunggahnya secara daring. Aktivitas tersebut dengan cepat menarik banyak pengikut sekaligus sponsor.
Namun, rekor Guinness World Records tersebut bukan menjadi garis akhir bagi Li. Dia berencana terus berlari maraton setiap hari hingga Tahun Baru dengan target mencapai 520 hari berturut-turut.
Li juga berencana mengakhiri perjalanan tersebut di Lhasa, Tibet.








Leave a comment