Home Syariat Islam Prof Mujiburrahman : Penegakan syariat islam di Aceh tanggungjawab semua pihak
Syariat Islam

Prof Mujiburrahman : Penegakan syariat islam di Aceh tanggungjawab semua pihak

Share
Penurunan biaya dan penyelenggaraan haji 2025 oleh Kementrian Agama RI  tuai pujian dari Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh
Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Mujiburrahman. FOTO : HO | Popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Mujiburrahman mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk akademisi, tokoh agama, dan para pemuda untuk ikut menjaga tatanan sosial yang islami.

Menurut Mujiburrahman, sinergi semua pihak sangat penting agar nilai-nilai syariat benar-benar hidup dalam keseharian masyarakat. “Penegakan syariat islam harus menjadi agenda bersama seluruh kepala daerah, dari Gubernur hingga Bupati dan Wali Kota pada 23 kabupaten/kota di Aceh,” kata Mujiburrahman dalam keteranganya di Banda Aceh, Jumat (18/4/2025).

Mujiburrahman mengatakan, salah satu langkah konkret yang bisa dilakukan adalah dengan membuat regulasi terkait jam operasional tempat usaha, seperti toko, kafe, dan tempat hiburan malam, agar tutup maksimal pukul 24.00 WIB.

Menurut Mujiburrahman, regulasi ini akan berdampak positif, tidak hanya dalam menertibkan pelanggaran syariat, tapi juga memberi ruang bagi kontrol sosial dari orang tua dan masyarakat. “Serta berdampak baik terhadap kesehatan generasi muda karena memiliki waktu istirahat yang cukup,” ujarnya.

Selain itu, Mujiburrahman juga menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal yang turun langsung memimpin razia penegakan syariat Islam di sejumlah titik rawan pelanggaran.

Razia yang berlangsung beberapa hari terakhir berhasil mengamankan sejumlah pasangan nonmuhrim dari hotel di pusat kota, serta membubarkan pesta minuman keras di kawasan Kuala Cangkoi.

Dari lokasi tersebut, aparat mengamankan puluhan orang yang diduga terlibat dalam pelanggaran syariat.

Oleh karena itu, Mujiburrahman menilai langkah tegas yang diambil Wali Kota Illiza merupakan bentuk tanggung jawab dalam menjaga marwah syariat Islam yang menjadi fondasi masyarakat Aceh. “Kami sangat mengapresiasi tindakan Ibu Wali Kota. Ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam menegakkan nilai-nilai Islam di Tanah Serambi Mekkah,” pungkasnya.

Sebagai institusi pendidikan Islam, kata Mujiburrahman, UIN Ar-Raniry akan selalu berada di garda depan dalam mendukung penegakan hukum yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
92 Calhaj asal Abdya dilepas keberangkatan ke tanah suci, satu tunda karna sakit
Syariat Islam

92 Calhaj asal Abdya dilepas keberangkatan ke tanah suci, satu tunda karna sakit

POPULARITAS.COM – Sebanyak 92 jemaah haji asal Abdya, resmi dilepas kebarangkatannya ke...

Ramlah Sali ke tanah suci di usia 102 tahun
HeadlineSyariat Islam

Ramlah Sali ke tanah suci di usia 102 tahun

POPULARITAS.COM – Usia, bukan penghalang bagi seorang hamba untuk menunaikan rukun islam....

Lepas keberangkatan jemaah haji kloter I, Mualem : jaga kesehatan dan fokus ibadah
Syariat Islam

Lepas keberangkatan jemaah haji kloter I, Mualem : jaga kesehatan dan fokus ibadah

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem mengingatkan para calon jemaah...

Ketua DPR Aceh dampingi Mualem lepas keberangkan jemaah haji kloter I
Syariat Islam

Ketua DPR Aceh dampingi Mualem lepas keberangkan jemaah haji kloter I

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli dampingi Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Keduanya,...